Kasus Bentrokan Maut di Sorong, 11 Tersangka Ditahan-7 Orang Buron

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 13:04 WIB
Bentrokan warga di Sorong. (Antara)
Bentrokan warga di Sorong. (Foto: dok. Antara)
Jakarta -

Bentrokan maut di Sorong, Papua Barat, telah merenggut 18 korban jiwa. Hingga kini jumlah orang yang ditetapkan polisi sebagai tersangka menjadi 11 orang.

"Melakukan penangkapan terhadap tersangka yang sudah ditetapkan. Melakukan penahanan terhadap tersangka yang sudah diamankan 11 tersangka," kata Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing melalui keterangan tertulis Polri kepada wartawan, Sabtu (29/1/2022).

Semula, tersangka berjumlah dua orang. Berarti, kini tersangka sudah bertambah sembilan orang. Sejauh ini polisi telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 55 orang.

Aparat juga telah menetapkan tujuh orang masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron dari kasus itu. Mereka adalah T alias NB, HR, PA, HT, MS, YR, dan G.

Sekilas soal bentrokan di Sorong

Sebelumnya, bentrok di Sorong tersebut diawali dari perkelahian pemuda pada malam Minggu (23/1). Polisi mengungkapkan bentrokan maut terjadi antara kelompok pemuda Kei dan Pelauw asal Maluku di Kota Sorong, Papua Barat.

Pertikaian ini sempat didamaikan sejumlah pihak, namun bentrokan kembali pecah pada Senin (24/1) lalu, dan menewaskan 18 korban, termasuk 17 warga biasa yang tewas terbakar di tempat hiburan malam (THM) Double O.

"Semua berawal dari anak muda semuanya. Anak muda yang ribut terus mengaitkan dengan kelompoknya (Kei dan Pelauw). Itu terjadi di malam Minggu," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi kepada detikcom, Selasa (25/1).

(dnu/idh)