Pengacara Ungkap Alasan Edy Mulyadi Absen Meski Sempat Siap Diperiksa Polisi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 06:44 WIB
Edy Mulyadi sebut Prabowo Subianto Macan Jadi Mengeong
Edy Mulyadi (tengah) (Foto: Firda Cynthia/detikcom)
Jakarta -

Edy Mulyadi absen dari pemeriksaan Bareskrim Polri terkait kasus pelaporan 'jin buang anak'. Pengacara Edy Mulyadi, Herman Kadir, membeberkan alasan kliennya batal hadir meski awalnya menyatakan siap diperiksa polisi.

Herman menyebut alasan pertamanya adalah mengenai prosedur pemanggilan yang tidak sesuai aturan. Menurut Herman, Mabes Polri terlalu cepat melakukan pemanggilan pemeriksaan kliennya tersebut.

"Pertama, prosedur pemanggilannya, yang kami persoalkan itu. Jadi kalau KUHAP itu prosedurnya kan harus tiga hari (setelah dilaporkan), Mabes Polri itu kan dua hari itu. Terlalu cepat, artinya tidak sesuai dengan prosedur KUHAP," kata Herman kepada wartawan, Jumat (28/1/2022).

Alasan kedua, yakni mengenai kejelasan status Edy Mulyadi saat dipanggil pemeriksaan. Herman mengklaim dalam surat pemanggilan yang dilayangkan Polri tidak dijelaskan peristiwa apa yang membuat Edy harus diperiksa.

"Di dalam surat pemanggilan tidak menjelaskan peristiwa apa yang terjadi sebenarnya. Pak Edy itu dipanggil sebagai apa sih? Dalam itu cuma masalah SARA doang, SARA itu peristiwanya apa? Kan harus dijelasin gitu loh, itu nggak dijelasin dalam surat pemanggilannya. Jadi kami keberatan di situ," ucapnya.

Edy Mulyadi Stres

Herman juga menyebut Edy Mulyadi stres akibat diteror usai polemik 'jin buang anak' mencuat. Dia menyebut Edy Mulyadi mengalami flu dan batuk.

"Ya itu lah yang namanya tekanan teror ini lah, jadi kesehatannya agak terganggu, wajar lah stres, orang stress kan jadi flu, jadi batuk," kata Herman.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Lihat juga Video: Jawaban Polisi soal Surat Pemanggilan Edy Mulyadi Tak Sesuai KUHP

[Gambas:Video 20detik]