Janji Jenderal Andika Kejar KKB yang Tewaskan 3 Prajurit TNI

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 05:30 WIB
Mahfud Md bertemu dengan Jenderal Andika Perkasa
Foto: dok, Kemenko Polhukam
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji bahwa pihaknya akan memburu pelaku penembak yang menewaskan tiga prajuritnya di Papua. Pelaku itu tak lain adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Andika menyebut pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku tersebut. Dia menegaskan bahwa pelaku harus membayar atas tindakannya itu.

Tiga prajurit TNI yang meninggal itu Serda Rizal, Pratu Tuppal Baraza dan Pratu Rahman. Mereka terkena tembakan saat menjaga pos TNI di Bukit Tepuk terjadi Kamis kemarin (27/1/2022), pukul 05.00 WIT.

Mendengar kabar tersebut, Andika langsung terbang ke Papua untuk melayat ketiga anak buahnya yang gugur itu. Akhirnya, Andika absen dalam rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait penjualan 2 eks KRI.

Ketiga jenazah itu sempat disemayamkan di Mako Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad, Timika. Namun, ketiga jenazah itu direncanakan akan diterbangkan ke kampung halaman masing-masing.

Panglima TNI Evaluasi soal 3 Prajuritnya Gugur

Andika Perkasa memastikan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menewaskan tiga prajurit di Kabupaten Puncak, Papua, bakal diburu. Andika mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi untuk menentukan langkah ke depannya.
"Secara umum kita sudah lakukan evaluasi tentang apa yang harus kita lakukan ke depan, khususnya bagi mereka (anggota) yang bertugas di Papua," ujar Andika kepada wartawan, Jumat (28/1/2022).

Andika menambahkan, selama ini prajurit yang ada di lapangan selalu melakukan pendekatan komunikasi sosial kepada lapisan masyarakat warga di Papua. Di situlah para prajurit TNI turut membantu kesejahteraan masyarakat Papua.

Lebih lanjut, menurut Andika, pihaknya sudah menentukan langkah apa yang akan mereka ambil selanjutnya pascapenembakan oleh KKB. Hanya, Andika tidak bisa membeberkan langkah tersebut.

"Iya untuk langkah selanjutnya kami sudah lakukan, namun untuk detail kami tidak bisa sampaikan di sini," tuturnya.

Sementara itu, Andika menyebut tidak akan ada penambahan prajurit TNI di Papua. Dia menjelaskan prajurit yang bertugas di Papua sudah cukup.

"Penambahan pasukan tidak ada, sesuai yang sudah ada saja, yang memang sudah bertugas di sana," imbuh Andika.

Simak juga Video: Jenderal Dudung Akan Pimpin Pemakaman Sertu Rizal di TMP Cikutra

[Gambas:Video 20detik]