Jaringan Rakyat Miskin Ancam Geruduk Balai Kota Jika Anies Tak Tepati Janji

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 17:12 WIB
Pertemuan perwakilan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) dengan Anies Baswedan.
Pertemuan perwakilan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) dengan Anies Baswedan. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) batal menggelar aksi besar di Balai Kota setelah bertemu dengan Gubernur Anies Baswedan pagi tadi. Meski demikian, JRMK bakal mengawal Anies menepati janji politiknya di sisa masa jabatan sebagai gubernur.

"Tapi kami tak akan tinggal diam, kami akan selalu mengawal program yang dijanjikan Pak Gubernur," kata Koordinator JRMK Minawati dalam keterangannya, Jumat (28/1/2022).

Minawati mengatakan, dalam pertemuannya dengan Anies, pihaknya banyak mengeluhkan sejumlah permasalahan. Mulai permasalahan pedagang kaki lima hingga penataan perkampungan di Ibu Kota. Kepada JRMK, Anies berjanji akan mencarikan solusi atas persoalan tersebut.

"Dia akan menepati janjinya. Dia ada kasih solusinya, misalnya poin A apa yang harus dilakukan, poin B apa yang harus dilakukan," ujarnya.

"Misalnya masalah soal PKL izin usaha. Dia akan memberikan instruksi kepada Ancol, kan PKL itu punya koperasi. Jadi koperasi Ancol bekerja sama dengan koperasi Ancol untuk melakukan izin usahanya, memperpanjang izin usaha," tambahnya.

Minawati menuturkan pihaknya memantau usaha Anies dan Pemprov DKI untuk menyelesaikan janji politiknya. Jika tak terealisasikan, JRMK bakal menggelar aksi demonstrasi besar-besaran.

"Apabila di tengah perjalanan program yang sudah dijanjikan itu tidak berjalan dengan baik, kami akan melakukan aksi," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pertemuan JRMK dengan Anies berlangsung pagi tadi pukul 10.00 WIB di Balai Kota. Dia menceritakan momen 'memburu' Anies untuk menagih janji politik hingga bertemu di Balai Kota.

Minawati, menuturkan, sebelum memutuskan menggelar aksi, pihaknya sudah berupaya untuk menemui Anies. Dia juga membeberkan sejumlah janji politik Anies untuk menata perkampungan di wilayah Jakarta.

"Ada kampung-kampung yang RT-nya masih numpang di Rawa Timur, Rawa Barat, terus Karang Ijo. Ada kampung yang dibekukan kayak Akuarium, ada juga soal zonasi dan sekarang drafnya sedang dibuat, zonasinya bulan Mei 2022," ujar Minawati.

Simak juga video 'Ditjen Fakir Miskin Dihapus, Risma: Kalau Tak Berprestasi Ya Dikurangi':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/idn)