Kisah Bapak-Anak Beda Jalan Politik: Trah Amien Rais hingga Fathan-Tifatul

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 15:27 WIB
Tifatul Sembiring
Tifatul Sembiring (Dok. PKS)
Jakarta -

Anak mengikuti jejak orang tuanya menjadi politikus tak asing di Indonesia. Namun ada sejumlah anak yang memilih jalan berbeda dari bapaknya di dunia politik.

Kisah yang paling hangat ialah beda jalan politik antara anggota DPR RI dari Fraksi PKS Tifatul Sembiring dan anaknya, Fathan Sembiring. Fathan mengkritik ayahnya yang sempat ikut-ikutan bicara soal polemik 'jin buang anak' terkait Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Sebelum Fathan dan Tifatul, anak-anak politikus senior Amien Rais sudah lebih dulu memilih jalan berbeda dengan bapaknya. Berikut ini sederet kisah bapak dan anak yang berbeda jalan politik:

Fathan dan Tifatul Sembiring

Fathan Sembiring disorot setelah mengkritik ayahnya sendiri, Tifatul Sembiring. Dia mengkritik Tifatul Sembiring yang sempat berbicara soal polemik 'jin buang anak' terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dan kemudian mengklarifikasi pernyataannya.

Tifatul Sembiring sempat bicara soal pernyataan Edy Mulyadi yang menyebut lokasi IKN di Kalimantan diibaratkan tempat 'jin buang anak'. Menurut Tifatul, apa yang disampaikan Edy bukan sebuah penghinaan. Dia mengatakan kalimat 'jin buang anak' merupakan istilah yang berarti lokasi tersebut sangat jauh dan sepi.

"Nggak ada kalimat menghina, nggak ada, yang menghina yang mana?" ujar mantan Menteri Komunikasi dan Informasi itu seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (24/1/2022).

"Saya lama di Jakarta dan bergaul dengan orang Jakarta dan Betawi. Jadi tempat jin buang anak saya tanya ke tokoh-tokoh Betawi, apa artinya tempat jin buang anak? Tempat sepi, jauh, seram, itu maknanya tiga itu, bukan tempat jorok," imbuhnya.

Komentar Tifatul itu kemudian dikritik anaknya. Fathan melontarkan kritik kepada bapaknya melalui status Facebook. Dalam unggahan status tersebut, dia meminta ayahnya diam dan tidak membuat keisengan-keisengan.

"Mingkem gitu Beh, mingkem..! Politik di Indonesia itu sudah tidak perlu keisengan-keisengan begini. What's the point?" tulis Fathan dalam statusnya, Kamis (27/1). detikcom telah mendapatkan izin untuk mengutip tulisan ini.

Lebih lanjut, dia mengatakan lontaran-lontaran seperti 'jin buang anak' memang tak jadi masalah di era generasi ayahnya. Namun, menurutnya, Tifatul lupa bahwa sekarang sudah berbeda zaman.

"Untuk generasi beliau, memang lontaran-lontaran begitu dipandang tidak masalah. Beliau lupa kalau sudah bukan zamannya lagi begitu, ada media sosial--wong dia menterinya dulu, kok masih coba-coba," ujarnya.

Lihat juga video 'Partai Amien Rais Gugat Presidential Threshold!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.