Pungli Pasar Lama Tangerang, Polisi Siap Tampung Aduan Warga

Khairul Ma'arif - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 14:35 WIB
Ilustrasi pungli
Ilustrasi (Basith Subastian/detikcom)
Tangerang -

Polres Metro Tangerang Kota menyelidiki dugaan adanya pungutan liar di Pasar Lama, Kota Tangerang. Polisi siap menampung keluhan warga.

"Masyarakat buat laporan, siapa pelakunya, oknumnya, biar kita ambil. Jemput bola kalau memang masyarakat nggak mau melaporkan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin saat dihubungi, Jumat (28/1/2022).

Komarudin meminta masyarakat tidak takut melaporkan jika ada pungli di Pasar Lama. Menurutnya, keselamatan pelapor akan menjadi jaminannya.

"Kita pastikan, pokoknya siapa pun yang membuat aturan adanya pungli di sana, silakan saja lapor ke kita, siapa pun boleh. Pokoknya kita jamin yang melaporkan. Masyarakat, pedagang, nggak usah takut melaporkan," tambahnya.

Komarudin menjelaskan pihaknya juga menunggu terbitnya perwal tentang retribusi di Pasar Lama. Menurutnya, jika sudah ada, nantinya penindakan dugaan ini akan jelas arahnya.

"Saat ini sedang digarap perwalnya. Nanti kalau sudah jadi, baru jelas nanti retribusi itu siapa yang narik, ke mana larinya, gitu. Perwalnya belum jadi, kan," jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan sudah membentuk tim hukum untuk mengusut tindakan pungli tersebut. Menurutnya, pengelolaan Pasar Lama ini harus ditata, terutama untuk aspek retribusinya.

"Nunggu Perwal saja. Udah ada timnya bagian hukum. Sekarang lagi dikaji sama teman-teman. Kemarin kan dapat laporan dari masyarakat kaitan pungli. Ya ditata. Kaitan retribusi, retribusinya harus siapa yang mengelola, harus masuk dengan jelas. Jangan sampai ada oknum-oknum. Jadi tidak ada lagi pungli-pungli yang membebani masyarakat," ujar Arief dari keterangan yang diterima wartawan, Kamis (27/1/2022).

Sementara itu, seorang pedagang di Pasar Lama berinisial CL menyebutkan oknum yang menarik pungli ini mulai menyambanginya sekitar pukul 18.00 WIB. Menurutnya, oknum yang meminta pungli ini bukan dari pihak pemerintah.

CL menuturkan oknum tersebut merupakan preman yang juga warga sekitar. Dia meyakini hal tersebut karena sudah berdagang lama di Pasar Lama dan mengenal para oknumnya.

"Ada tiap hari, nanti banyak ini, biasanya pukul 18.00. Bukan, bukan pemerintah, warga sekitar aja seperti preman-preman sini. Kalau hari biasa Rp 2.000, kalau malam Minggu Rp 5.000. Kan sudah tahu, semua kenal sama saya, lama dagang di sini," katanya kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Kamis (27/1/2022).

Lihat juga video 'Heboh Tarif Parkir Bus di Kawasan Malioboro Yogya Rp 350 Ribu':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)