COVID-19 Melonjak, Satgas Rekomendasi PTM 50% di Depok

Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 14:21 WIB
Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen telah digelar di Jakarta sejak Senin (3/1/2021). PTM pun masih berjalan meski Jakarta kini menerapkan PPKM level 2.
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (Pradita Utama/detikcom)
Depok -

Sebanyak 18 sekolah di Depok menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen lantaran temuan kasus COVID-19. Juru bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, merekomendasikan PTM digelar hanya 50 persen.

"Kami mengikuti arahan di dalam SKB 4 menteri walau dalam kondisi seperti ini. Sebaiknya dilakukan 50 persen dari kapasitas," kata Dadang di SMPN 1 Depok, Jumat (28/1/2022).

Dadang menyebut Wali Kota Depok M Idris telah mengirimkan surat ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) untuk mengevaluasi kembali PTM 100 persen di Depok.

"Dua minggu lalu kami menyampaikan kembali agar PTM dievaluasi. Karena, dalam SKB 4 menteri, sudah dinyatakan daerah tidak boleh menambah-nambah syarat," sambungnya.

Untuk itu, ia mengusulkan PTM dilakukan 50 persen dengan waktu tertentu. Misalnya, dalam satu hari kelas tak diisi oleh seluruh siswa, tapi dibagi per waktunya.

"(Sebanyak) 50 persen mungkin pagi, lalu 50 persen siang, sehingga semua bisa terakomodasi. Kalau ini kan kapasitas di dalam 100, bisa dilihat bagaimana mereka tentunya tidak bisa menjaga jarak," kata Dadang.

Sebelumnya diberitakan, 18 sekolah di Depok menghentikan PTM 100 persen. Adapun rincian 18 sekolah tersebut, yakni 3 SD, 1 SMP, dan 12 SMA.

Dadang menyebut kemungkinan masih bisa bertambah karena Pemerintah Kota (Pemkot) Depok masih melakukan tracing dan testing.

Lihat video 'Satgas Covid-19 Minta Kantor Nonesensial Petimbangan WFH':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)