ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Siapkan 341 Lokasi Uji Emisi, Sanksi Akan Diperluas

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 14:19 WIB
Uji emisi gratis dilakukan di Jakarta, Minggu, (12/12/ 2021). Dalam kegiatan ini sebanyak 400 kendaraan mobil melakukan diuji emisi.
Foto: Rengga Sencaya/detikcom
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 341 tempat uji emisi di seluruh wilayah kota. Pejabat Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan menjelaskan saat ini hanya 39 tempat di antaranya yang melayani uji emisi sepeda motor.

"Untuk uji emisi mobil total ada 302, terus kendaraan roda dua ada di 39 lokasi," kata Yogi dalam acara media briefing bertajuk 'Upaya Pemprov DKI Jakarta Menuju #LangitBiru' di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/1/2022).

Adapun sebaran lokasi uji emisi mobil di Jakarta terdiri atas 71 lokasi di Jakarta Barat, 93 lokasi di Jakarta Selatan, 29 lokasi di Jakarta Pusat, 54 lokasi di Jakarta Timur, dan 55 lokasi di Jakarta Utara.

Sedangkan untuk tempat uji emisi sepeda motor tersebar di 7 lokasi di Jakarta Barat, 8 lokasi di Jakarta Selatan, 7 tempat di Jakarta Pusat, 9 tempat di Jakarta Timur, dan 8 tempat di Jakarta Utara.

Yogi menuturkan layanan uji emisi mestinya bisa meng-cover jumlah kendaraan bermotor di Jakarta sebanyak 20,22 juta kendaraan. Karena itu, pihaknya menargetkan penambahan lokasi uji emisi hingga 550 lokasi. Caranya dengan mempermudah persyaratan pembukaan tempat uji emisi.

"Itu yang harus kita pacu. Khusus motor harusnya ada 1.400-an, karena baru 39 (tempat) kan," ujarnya.

"Makanya perizinannya kita permudah, nggak harus bentuk bengkel. Kemudahan kita lakukan ada banyak masyarakat berinvestasi dan bangun lokasi uji emisi itu tadi," tambahnya.

Di samping itu, Yogi menyebut Polda Metro Jaya tengah berencana memperluas penerapan sanksi tilang hingga ke daerah penyangga. Tujuannya supaya penerapan sanksi tilang bagi kendaraan tak lolos uji emisi lebih holistik.

"Kemungkinan juga penegak hukum, Polda Metro Jaya umumnya kan Jabodetabek masuk ke daerah lingkup PMJ ya, mereka sudah punya rencana lakukan penegakan ini tak hanya di Jakarta, tapi juga di daerah penyangga," imbuhnya.

Saat ini, Pemprov DKI bersama Polda Metro Jaya telah menjalin komunikasi aktif dengan daerah penyangga. Pemprov DKI, kata dia, juga membuka kerja sama antardaerah untuk mendukung penyelenggaraan uji emisi.

"Sejauh ini kita punya komunikasi efektif kepada mereka. Nanti ke depan akan ditindaklanjuti perjanjian kerja sama antardaerah. Mereka butuh apa, misal butuh pelatihan uji emisi, atau SPKU seperti kita. Mungkin nanti bisa dihibahkan," terangnya.

(taa/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT