Menaker Puji Peran Perguruan Tinggi dalam Dukung Pembangunan SDM

Atta Kharisma - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 12:52 WIB
Menaker Ida Fauziyah
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengapresiasi kerja sama, kolaborasi, dan sinergi dari perguruan tinggi yang selama ini menjadi pemangku kepentingan di sektor ketenagakerjaan. Dia mengungkapkan peranan perguruan-perguruan tinggi tersebut telah membantu pemerintah dalam mempersiapkan SDM unggul dan siap menghadapi perubahan.

Hal ini ia sampaikan saat menutup Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Untuk Ketenagakerjaan yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (27/1/2021) kemarin.

Dalam forum ini, Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani terpilih sebagai Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Untuk Ketenagakerjaan, yang nantinya akan menyusun berbagai program dan kegiatan, serta dapat mengkolaborasikan nya dalam program Sembilan Lompatan Besar Kementerian Ketenagakerjaan.

Ida mengatakan kompleksitas dunia ketenagakerjaan saat ini merupakan kondisi permasalahan pada lintas sektor yang solusinya perlu dicarikan bersama. Ia menilai Indonesia memiliki potensi sumber daya yang luar biasa, di mana ke depannya akan dihadapkan dengan adanya bonus demografi.

"Pekerja kita akan didominasi oleh usia produktif, generasi milenial dan generasi Z. Seyogyanya hal ini dapat dioptimalkan dan memberi dampak positif dalam mewujudkan tujuan pembangunan ketenagakerjaan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/1/2022).

Ida pun menjelaskan melalui transformasi ketenagakerjaan, penting untuk mewujudkan sejumlah program yang mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan yang ada, termasuk tersedianya sistem informasi pasar kerja di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mengintegrasikan seluruh sistem informasi pasar kerja yang telah ada saat ini, baik yang dikelola Kementerian/Lembaga pemerintah maupun swasta.

"Ke depannya, kita optimis dengan sistem informasi pasar kerja yang terintegrasi, kita akan dapat memiliki kesesuaian permintaan tenaga kerja yang tepat sehingga dapat mempersiapkan supply tenaga kerja lebih dini," tuturnya.

Dirinya juga berharap pembentukan Forum Komunikasi Perguruan TInggi untuk Ketenagakerjaan dapat menjadi wadah guna meningkatkan kerja sama dan koordinasi antara Kemnaker dan perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

"Sebagai penutup, saya berharap terbentuknya formatur Forum Komunikasi Perguruan Tinggi untuk Ketenagakerjaan ini dapat menjadi wadah yang tepat untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan dengan Perguruan Tinggi di Indonesia, yang jumlahnya cukup besar dan terus bertambah, sehingga ke depan terjalin mitra yang efektif dan efisien dalam pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia," pungkasnya.

(ncm/ega)