NasDem Minta Kapolda Tindak Oknum Terlibat Suap Bandar Narkoba di Medan

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 20:47 WIB
Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar
Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar (Foto: dok. NasDem Sumut)
Medan -

Partai NasDem Sumut menyoroti adanya dugaan suap dari istri bandar narkoba yang melibatkan personel dari Satresnakoba Polrestabes Medan. NasDem meminta agar seluruh personel yang terlibat dalam suap itu dipecat.

"NasDem mendorong Kapolda Sumut segera melakukan bersih-bersih di internal. Kenapa itu penting karena Sumut sudah masuk dalam darurat narkoba. Bagaimana kondisi ini bisa berubah jika oknum aparat penegak hukum sendiri ikut terlibat dalam masalah ini," kata Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar, Kamis (27/1/2022).

Iskandar mengatakan dirinya menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang telah diambil Kapolri maupun Kapolda Sumut terhadap personel yang terlibat dalam kasus ini. Iskandar juga menyampaikan rasa prihatin karena Kombes Riko Sunarko dicopot dari jabatan Kapolrestabes Medan karena kasus ini.

"Saya mau sampaikan apresiasi kepada Pak Kapolri dan Kapolda Sumut yang telah menindak tegas anggota yang diduga terlibat menerima uang suap dari istri bandar narkoba itu. Kemudian, prihatin dengan Kapolrestabes Medan yang menjadi korban akibat oknum polisi yang 'bermain-main' dengan bandar," ucap Iskandar.

"Sebab, hasil pemeriksaan yang dilakukan institusi menyatakan Kapolrestabes Medan tidak terlibat. Kita harus menghargai dan menghormati itu," sambungnya.

Iskandar mengatakan persoalan narkoba ini bukan hanya menjadi tanggungjawab Polisi maupun BNN. Dia yang mengajak semua pihak untuk terlibat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

"NasDem akan melakukan kampanye anti narkoba ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan instansi terkait. Program waktu dekat, kita akan menggelar seminar anti narkoba untuk kaum milenial di DPW Sumut. Harapannya, setelah mengikuti seminar mereka bisa menjadi duta anti narkoba di sekolah masing-masing," jelas Iskandar.

Lihat juga video 'Eks Dirjen Kemendagri Jadi Tersangka Suap Kasus Dana PEN':

[Gambas:Video 20detik]