Corona Nanjak, Satgas Minta Kantor Nonesensial Pertimbangkan WFH

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 17:33 WIB
Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito (Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 meminta perkantoran nonesensial mempertimbangkan penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Satgas juga meminta masyarakat menahan diri untuk tak berkerumun.

"Mohon kepada perkantoran nonesensial dapat mempertimbangkan untuk menerapkan WFH kembali, sebagai bentuk antisipasi terus meningkatnya kasus COVID-19," kata juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito dalam jumpa pers virtual, Kamis (27/1/2022).

Wiku menekankan ancaman COVID-19 masih nyata. Dia meminta setiap masyarakat melakukan proteksi terhadap diri sendiri agar terhindar dari virus Corona.

"Saya ingin kembali menekankan COVID-19 adalah nyata dan masih ada di sekitar kita. Selama status pandemi belum berubah menjadi endemi, kita harus tetap waspada dan menerapkan proteksi penuh terhadap diri kita," kata dia.

Penyebaran virus COVID-19, kata Wiku, tidak pandang bulu. COVID-19 ini bisa menginfeksi siapa saja.

"COVID-19 tidak pandang bulu dan bisa menginfeksi siapa saja. Terlebih risikonya menjadi lebih besar kepada tenaga kesehatan yang bekerja langsung menangani pasien COVID serta pekerja pada sektor esensial yang bekerja di divisi penanganan COVID-19," tutur dia.

"Pun juga bagi mereka akibat tuntutan situasi maupun profesi memiliki intensitas mobilitas dan interaksi yang tinggi," lanjutnya.

Lebih lanjut Wiku juga meminta kepada masyarakat untuk menggunakan masker yang benar. Dia meminta warga menahan diri agar tak pergi ke tempat yang berkerumun.

"Pada masyarakat, penggunaan masker yang benar, pergi ke tempat kerumunan menjadi hal-hal kecil yang penting untuk ditahan, untuk tidak pergi ke kerumunan menjadi hal yang penting untuk membantu agar kasus segera turun," jelasnya.

Simak juga video 'Wanti-wanti Epidemiolog Terkait Kasus Covid-19 RI Ngegas Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/imk)