Ricuh Saling Lempar Batu Warga Vs Pemain Bola di Jakut Berakhir Damai

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 23:48 WIB
Ricuh Saling Lempar Batu Warga Vs Pemain Bola di Jakut Berakhir Damai
Para pihak yang terlibat kericuhan di Lapangan Ingub Muara Angke, Jakut, sepakat damai (Dok.Polsek Sunda Kelapa)
Jakarta -

Polisi memediasi perwakilan warga dan pemain sepak bola yang terlibat kericuhan di Muara Angke, Jakarta Utara. Hasil pertemuan itu, kedua pihak sepakat damai.

"Telah dilaksanakan acara penyelesaian permasalahan antara Fahrudin dengan beberapa warga Pelabuhan Muara Angke terkait keributan pada saat bermain bola," kata Kapolsek Sunda Kelapa Kompol Seto Handoko kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Fahrudin sendiri diketahui merupakan penjaga toilet umum yang berada di dekat lapangan bola. Toilet umumnya dirusak oleh warga dan sejumlah pemain sepak bola di Lapangan Ingub Sepak Bola Muara Angke, yang bersebelahan dengan toilet.

Kericuhan ini diawali ketika Fahrudin melemparkan batu ke arah lapangan saat pertandingan sepak bola berlangsung. Polisi menyebut Fahrudin saat itu sedang mabuk.

Kejadian ini kemudian menimulkan kericuhan. Sehingga, warga dan pemain bola serta suporter saling lempar batu hingga kayu.

Namun kemudian Fahrudin telah mengakui kesalahannya. Kepada perwakilan warga, dia meminta maaf atas perbuatannya tersebut.

Fahrudin Minta Maaf

Seto lalu memberikan bukti surat pernyataan perdamaian dari kericuhan tersebut. Isi surat itu memuat poin tentang permintaan maaf dari Fahrudin.

"Saya mengakui bahwa perbuatan saya telah membuat keributan di sekitar Pasar Muara Angke, Jakarta Utara, akibat saya meminum minuman keras. Saya meminta maaf kepada seluruh warga yang merasa resah dengan aktivitas saya tersebut dan saya berjanji tidak akan mengulanginya," bunyi surat pernyataan dari Fahrudin.

"Apabila di kemudian hari saya mengingkari surat pernyataan ini maka saya bersedia dituntut sesuai hukum dan Undang-Undang yang berlaku di Republik Indonesia," tambahnya.


Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.