ADVERTISEMENT

Curhat Pemilik Warung Tutup Imbas Revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 13:05 WIB
Bandara Halim Perdanakusuma
Bandara Halim Perdanakusuma (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, resmi ditutup sementara selama 3,5 bulan mulai hari ini dalam rangka revitalisasi. Buntut sepi pengunjung, sejumlah tempat makan di kawasan bandara terancam tutup sementara.

Salah satu pemilik tempat makan, Amad (50), mengeluhkan penutupan tersebut. Sebab, dia dan pemilik tempat makan lainnya tetap harus membayar uang sewa ke PT Angkasa Pura II.

"Iya, ada keluhan, cuma dikurangi berapa persen itu," kata Amad saat ditemui detikcom, Rabu (26/1/2022).

"Kita bayar ke Angkasa Pura. Dikurangi dari total bulanan. Bulanan normal Rp 5 juta per bulan. Sekarang di kurangi, jadi Rp 2 juta," imbuhnya.

Pantauan detikcom di lokasi pukul 12.00 WIB, Rabu (26/1/2022) beberapa tempat makan di samping lobi bandara tutup. Namun beberapa lainnya masih buka.

Menurut penuturan Amad, beberapa pemilik tempat makan memilih untuk tutup sejak peraturan revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma diresmikan. Amad mengaku juga akan menutup tempat makannya dan pulang kampung ke Cilacap, Jawa Tengah.

"Saya juga nanti bakal tutup. Sekarang masih buka, seminggu lagi rencananya tutup. Saya juga beresin ini dulu, nanti kalau udah beres, saya pulang," ujarnya.

Sebelumnya, Amad sempat mengajukan keluhan soal wajib bayar sewa tersebut. Namun, kata Amad, harga yang ditentukan sudah tidak bisa dikurangi lagi.

"Udah nggak bisa (dikurangi) kata mereka. Kecuali kita ngajukan diri untuk tutup permanen. Makanya susah juga, nggak ada pendapatan tapi tetap bayar." pungkasnya.

Belum tahu sampai kapan tempat makannya akan tutup. Namun Amad mengatakan akan buka kembali mengikuti regulasi proses revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma.

Simak Video 'Penampakan Sepinya Bandara Halim yang Ditutup untuk Revitalisasi':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT