ADVERTISEMENT

Halim Perdanakusuma Ditutup Sementara, Tidak Ada Penerbangan Mulai Hari Ini

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 10:41 WIB
Jakarta -

Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, resmi ditutup sementara mulai hari ini selama 3,5 bulan ke depan karena ada revitalisasi. Executive General Manager (EGM) Bandara Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb TNI Nandang Sukarna menyebut sudah tidak ada penerbangan lagi mulai hari ini.

"Saat close sudah tidak ada pesawat lagi yang berangkat ataupun menuju ke Bandara Halim Perdanakusuma," kata Nandang saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (26/1/2022).

"Sejak tanggal 26 Januari 2022 ini, pukul 00.01 dan sampai tadi malam kami menunggu sampai flight perpindahan terakhir, yaitu pesawat yang ke-67 khusus untuk private jet itu, kami tunggu sampai penerbangan terakhir," imbuhnya.

Nandang mengatakan hari ini proses revitalisasi sudah dimulai. Beberapa alat berat penunjang untuk proses revitalisasi juga sudah masuk area bandara.

"Hari ini atau seminggu yang lalu sudah mengadakan uji-uji di area. Alat berat sejak tanggal 18 Januari sudah masuk dan sudah ditempatkan," ujarnya.

Rencananya, kata Nandang, proses pengeboran landas pacu akan dilaksanakan pada Kamis (27/1) besok. "Besok sudah ada pengeboran di area landas pacu dari pihak vendornya, demikian," tambahnya.

Nandang menambahkan proses revitalisasi ini dilakukan guna memperbaiki sarana dan prasarana, baik fasilitas pangkalan maupun fasilitas umum yang ada di Bandara Halim Perdanakusuma.

Selain itu, ini dilakukan untuk meningkatkan jaminan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para penumpang.

"Sesuai dengan siaran pers dari Kemenhub dan TNI AU, revitalisasi ini untuk memperbaiki fasilitas pangkalan maupun bandara Halim Perdanakusuma. Tujuannya untuk meningkatkan jaminan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan," kata Nandang.

Sementara itu, Nandang mengatakan area lobi bandara tidak termasuk dalam program revitalisasi ini. Sebab, kata dia, area lobi menjadi tanggung jawab pihak swasta.

"Area ini belum, karena bukan menggunakan anggaran negara. Ini dari pihak swasta atau dari pihak pengelolanya. Apakah dari AP II atau pengelola swasta lainnya," ujarnya.

(eva/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT