DPRD Surabaya Pacu Geliat Transportasi Laut untuk Pulihkan Ekonomi

Inkana Putri - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 21:02 WIB
DPRD Surabaya
Foto: DPRD Surabaya
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Tony meninjau aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak hari ini. Dalam tinjauannya, terlihat aktivitas ekonomi di pusat transportasi perairan itu mulai bergeliat kembali. Barang dan produk-produk pun siap dikirim hingga ke luar pulau.

Pelabuhan Tanjung Perak memang menjadi salah satu sentra ekonomi, termasuk bagi warga Surabaya. Mengingat sebagian besar produk dan barang di pelabuhan berasal dari Surabaya.

Oleh karena itu, dirinya terus mendorong percepatan pemulihan ekonomi warga Surabaya. Ia menilai kondisi pandemi COVID-19 yang melandai perlu dipacu dengan upaya membangkitkan ekonomi. Salah satunya dengan meningkatkan kelancaran transportasi laut.

"Makin bertumbuhnya ekonomi di sektor transportasi laut ini harus terus didukung. Dibukanya kembali pelayaran Surabaya-Maumere harus kita apresiasi," kata Tony dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1/2022).

Lebih lanjut, Politisi Gerindra ini mengatakan, DPRD Surabaya akan terus mendorong agar kebangkitan ekonomi kota ini dapat menembus hingga antarpulau. Apalagi saat ini layanan transportasi laut semakin mudah.

Usai sebelumnya sempat vakum, rute pelayaran Surabaya-Maumere kini kembali dibuka. Tony menyebutkan, hal ini akan berdampak baik bagi pelaku ekonomi di Surabaya. Sebab, seluruh barang, produk, dan kebutuhan pokok dapat terdistribusi hingga ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tidak hanya itu, lanjut Tony, mobilitas warga ke NTT juga akan semakin mudah dengan dioperasikannya KM Dharma Rucitra VII untuk melayani rute Surabaya-Maumere. Armada kapal terbaru ini disebut paling baik di kelasnya dengan kapasitas penumpang mencapai ratusan seat.

Selain memiliki tempat duduk yang nyaman, kapal ini dilengkapi dengan fasilitas tidur. Ada juga cafe dan panggung, yang memberi kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan. Soal waktu tempuh, perjalanan Surabaya-Maumere memakan waktu sekitar 46 jam.

Tony menjelaskan, kapal tersebut dioperasikannya setelah Pemkab Sikka, NTT, meminta bantuan pelaku transportasi di Surabaya untuk menyediakan kapal terbaru. Setelah mendapat persetujuan DPRD setempat, awal Januari transportasi laut rute tersebut terealisasi.

Terkait pergerakan ekonomi, dalam sekali angkut, pergerakan ekonomi Surabaya yang tembus ke Kepulauan di NTT mencapai miliaran rupiah. Pasalnya, selain ratusan penumpang, kapal dapat memuat 45 truk besar dan 100 kendaraan kecil.

Setelah sukses uji coba dan dua kali trip, kapal diperkirakan dapat membantu mendistribusikan berbagai macam komoditas yang nilainya mencapai Rp 47 miliar. Bahkan, Tony mengatakan, jika kapasitas angkut maksimal, nilainya dapat lebih dari nilai tersebut.

Untuk itu, Tony berharap adanya sistem, infrastruktur, dan fasilitas pelabuhan yang baik dapat menjadi penunjang lancarnya pengiriman barang dan mobilitas warga. Terlebih Surabaya merupakan Kota Pelabuhan sebagai pintu masuk ke luar Indonesia Timur. Hal ini juga diharapkan dapat mencegah lonjakan harga, khususnya pada sembako.

"Ingat saat ini mendekati bulan puasa dan nanti hari raya. Distribusi barang dan sembako harus terjamin. Arus barang harus lancar sehingga tidak berbiaya tinggi. Tata niaga barang sangat ditentukan transportasi," pungkasnya.

Lihat juga video 'Bertemu PM Singapura, Jokowi Bahas Penguatan Pemulihan Ekonomi!':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)