Waka DPRD Surabaya: RSUD Soewandhi Bisa Jadi Medical Tourism

Zefanya Aprilia - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 22:15 WIB
DPRD Kota Surabaya
Foto: DPRD Kota Surabaya
Jakarta -

Pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohamad Soewandhi telah rampung. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti menyampaikan dengan adanya perbaikan RSUD Soewandhi dapat meningkatkan layanan kesehatan. Reni meninjau langsung kesiapan gedung baru itu bersama Komisi D.

Ia mengatakan, pemegang kartu BPJS bisa berobat dan mendapatkan layanan yang lebih berkualitas. Sebab, rumah sakit bertipe B itu sekarang punya peralatan medis yang canggih dengan kualitas unggul seperti peralatan hemodialisa untuk cuci darah, kemoterapi dan CT-Scan.

"Prinsipnya dengan gedung baru ini tidak mengurangi cakupan layanan kita pada masyarakat Surabaya utamanya dari kalangan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah)," kata Reni, Rabu (19/1/2022).

Hadirnya gedung baru tersebut juga dapat dapat mendukung program medical tourism, atau destinasi medis yang dicanangkan di Surabaya.

"Dengan kecanggihan dan pelayanan di RSUD Soewandhi menjadi destinasi medical tourism. Mereka (masyarakat) tidak perlu lagi berobat ke luar negeri namun di Surabaya juga ada layanan kesehatan yang baik," ungkap Reni.

Sementara itu, Direktur RSUD Soewandhi dr. Billy Daniel Messakh menyampaikan ada tiga keunggulan yang saat ini dimiliki oleh RSUD Soewandhi yakni radiologi, ortopedi, dan hemodialisa. Sehingga, ia optimis mampu menarik masyarakat yang masih berobat ke luar negeri.

Billy juga mengklaim RSUD Soewandhi saat ini menjadi rumah sakit unggulan yang patut diperhitungkan di Indonesia. Bahkan seringkali pasien dari wilayah Indonesia Timur berobat di RSUD Soewandhi.

Selain itu, rumah sakit tersebut juga menjadi rumah sakit pendidikan (Teaching Hospital) yakni rumah sakit yang berhubungan erat dengan pendidikan kedokteran dan berfungsi dalam pendidikan praktik untuk mahasiswa kedokteran, dan residen atau peserta pendidikan spesialis.

"Jadi kami optimistis RSUD Soewandhi jadi paling baik dengan pelayanan yang optimal. Tentu untuk mendukung Pemkot Surabaya sebagai destinasi medical tourism," tandas Billy.

Sebagai informasi, gedung baru RSUD Soewandhi berdiri di atas lahan seluas 3.600 meter persegi dengan luas lantainya mencapai 25 ribu meter persegi yang mulai dibangun di tahun 2019 era kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. RS Soewandhi terdiri dari 300 lebih kamar, serta kamar 38 kamar VIP dan 15 kamar VVIP.

(ega/ega)