Oknum ASN Lempar Molotov ke Kantor Bupati di Kalbar Saat Pelantikan Pejabat

Adi Saputro - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 17:26 WIB
Ilustrasi ancaman bom
Ilustrasi Bom (Luthfy Syahban)
Ketapang -

Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial AR (45) melempar bom molotov ke halaman kantor Bupati Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Polisi langsung menangkap oknum ASN tersebut.

"Ya, sudah dilakukan pemeriksaan dan diamankan tersangkanya. Oknum ini adalah PNS Pemda Ketapang," ujar Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana saat dihubungi, Selasa (25/1/2022).

Aksi pelemparan bom molotov itu terjadi saat upacara pelantikan pejabat Eselon III Pemerintah Kabupaten Ketapang. Kejadian terjadi tadi pagi sekitar pukul 08.55 WIB. Adapun oknum ASN ini sehari-hari bekerja di Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Dari video yang beredar di media sosial, pelaku AR langsung ditangkap petugas di halaman parkir. Peristiwa pelemparan bom molotov itu sempat menimbulkan kepanikan para hadirin.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, pelaku awalnya datang ke Pendopo Bupati Ketapang. Kemudian, pelaku dihalangi petugas Satpol PP di depan pintu masuk pendopo.

Pelaku yang keluar setelah dihalangi pun datang lagi ke pendopo dan memarkirkan sepeda motornya di halaman Pendopo Bupati Ketapang. Saat itu, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pejabat Pemda Ketapang sedang berlangsung.

Pelaku diketahui mengambil bom molotov di bawah jok motornya yang diduga telah disiapkan sejak awal. Setelah itu, pelaku membawa bom molotov menuju lokasi pelantikan pejabat Eselon III.

Pelaku lantas menghidupkan bom molotov tersebut dengan korek api. Lalu, bom molotov dilemparkan ke arah acara yang sedang berlangsung.

Akibat lemparan tersebut, botol pecah dan menimbulkan percikan api. Namun, api yang timbul segera dipadamkan oleh Satpol PP dengan menggunakan tabung APAR.

Saat ini, kepolisian sudah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku, pecahan bom molotov, dan satu bom molotov yang belum digunakan. Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Ketapang.

(drg/drg)