Polisi Tangerang Gagalkan Pengiriman 4 Liter Sabu Cair Asal Meksiko

Khairul Ma'arif - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 17:20 WIB
Polisi Tangerang gagalkan penyelundupan sabu cair asal Meksiko
Polisi Tangerang menggagalkan penyelundupan sabu cair asal Meksiko. (Khairul/detikcom)
Tangerang -

Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota menggagalkan penyelundupan sabu cair sebanyak 4 liter yang berasal dari Meksiko. Dalam kasus ini, polisi menangkap pria inisial RK (28).

"Sabu cair ini mungkin masih tergolong langka. Narkotika jenis sabu cari sebanyak 4 liter merupakan jaringan internasional Meksiko dan terhubung dengan orang yang ada di Indonesia," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada wartawan di Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (25/1/2022).

Zulpan mengatakan kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat terkait adanya pengiriman narkoba dari luar negeri. Tim Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota kemudian bergerak melakukan penyelidikan sehingga menangkap tersangka RK.

"Penyidik berhasil mengamankan dan menangap serta tetapkan tersangka kasus ini dan berhasil amankan sabu cair 4 liter. Pada Senin, 17 Januari 2022, di Cengkareng, Jakarta Barat, tersangka inisial RK, jenis kelamin laki-laki, umur 28 tahun, ini berhasil ditangkap," jelasnya.

Modus Operandi

Zulpan mengungkap modus operandi tersangka dalam mengedarkan narkotika jenis sabu cair ini adalah dengan menggunakan ekspedisi.

"Modus operandi tersangka adalah melalui jasa pengiriman paket internasional," imbuhnya.

Zulpan menyebutkan, selain adanya informasi dari masyarakat, pihak kepolisian bekerja sama dengan Bea dan Cukai dalam penyelidikan ini. Diketahui akan adanya pengiriman paket melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Kemudian, dengan bekerja sama dengan pihak Bea dan Cukai, penyidik Satnarkoba Polres Metro Tangerang berhasil mengidentifikasi orang yang akan menerima paket tersebut, yaitu inisial RK," tuturnya.

Selanjutnya, penyidik melakukan penyelidikan mendalam, kemudian mengetahui keberadaan tersangka RK di Jl Kamal Raya, Cengkareng, Jakbar. Dari tangannya disita 12 botol cairan methamphetamine.

"Di mana cairan itu nanti akan diolah menjadi narkotika jenis sabu," tuturnya.

Dari 12 botol, 8 di antaranya mengandung methamphetamine dan 4 lainnya nihil kandungan narkoba. Cairan itu dicampur dengan senyawa lainnya sehingga menjadi sabu kristal.

"Dari delapan botol ini akan menjadi 16 kg sabu padat. Setelah dicampur dengan zat kimia, dia akan mengkristal dan akan menjadi 16 kg sabu padat. Kalau sudah bentuk sabu, mereka akan mengedarkannya," tuturnya.

Terhadap tersangka, polisi menjerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

(mea/mea)