Pekerja Hotel di Bali Penderita Epilepsi Tewas Tenggelam Saat Bersihkan Kolam

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 11:46 WIB
ilustrasi tenggelam
Foto ilustrasi tenggelam. (Dok. thinkstock)
Bali -

Seorang pekerja salah satu hotel di Jl Kartika Plaza, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, bernama Wayan Sukrasana (26) ditemukan tewas. Petugas engineering itu ditemukan tewas akibat tenggelam di kolam renang.

"Telah ditemukan seorang laki-laki, petugas engineering tenggelam di kolam (renang) hotel di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Selasa (25/1/2022).

Korban ditemukan berada di dasar kolam dengan posisi badan miring ke selatan dan kepala menghadap ke barat. Korban menggunakan baju dan celana dinas engineering warna abu-abu serta sandal berwarna hitam.

Sukadi menuturkan korban pertama kali ditemukan tenggelam oleh wisatawan asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), bernama Ian Timothy Doyle (59) pada Senin (24/1) sekitar pukul 05.30 Wita. Saat itu, ia sedang duduk di teras depan kamar hotel nomor 134 sambil minum kopi dan membaca berita.

Saat itu, Doyle melihat korban berjalan di pinggir kolam renang dengan membawa alat pembersih, seperti vacuum cleaner dan jaring sampah. Doyle juga melihat korban mempersiapkan proses pembersihan kolam.

Sekitar pukul 06.00 Wita, Doyle melihat ada bayangan di dasar kolam. Padahal, situasi di jam tersebut masih cukup gelap.

Doyle kemudian berusaha melihat bayangan tersebut secara pasti. Saat dipastikan, ternyata korban sudah berada di dalam dasar kolam.

Melihat petugas tersebut tenggelam di dasar kolam renang, Doyle langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak staf resepsionis bernama I Made Edy Arbawa (42). Edy langsung menghampiri TKP.

"Setelah itu Bapak Edi memberi tahu sekuriti atas nama Gde Mahendra Jaya dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak owner atas nama Bapak Anton," terang Sukadi.

Setelah itu, sekuriti bersama Doyle langsung membantu korban dengan cara menarik kepala korban dengan menggunakan jaring sampah kolam renang. Pasalnya, kolam renang tersebut cukup dalam.

Korban kemudian ditarik ke atas hingga ke pinggir kolam. Saat sudah di pinggir kolam, sekuriti langsung memberikan bantuan cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau resusitasi jantung paru.

Karena tidak ada reaksi dari korban, sekuriti langsung menghubungi ambulans dari Rumah Sakit Siloam sekitar pukul 07.10 Wita. Tim medical kemudian langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Pukul 07.15 Wita, korban sudah dinyatakan meninggal dunia dan pada pukul 09.00 Wita korban langsung dievakuasi dengan menggunakan ambulans menuju ke rumah duka Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng," jelas Sukadi.

Berdasarkan penyelidikan sementara, Sukadi mengatakan korban memang mengalami penyakit epilepsi sejak kecil. Sekitar sebulan terakhir, penyakit yang diderita korban sempat kambuh.

"Dari hasil pengumpulan bahan dan keterangan di lapangan, dalam hal ini ortu-nya bahwa korban telah mengidap penyakit epilepsi sejak kecil dan pada bulan Desember 2021 sempat kambuh sebanyak 4 kali hingga sampai sekarang," imbuhnya.

(drg/drg)