Dukung Deklarasi Harpenas, Jazilul: Ini Bisa Jadi Kekuatan Solid

Inkana Putri - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 22:44 WIB
Jazilul Fawaid
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menghadiri Temu Akbar Lintas Pengemudi Indonesia Jambore Pengemudi Nasional (Jampenas) dan Deklarasi Hari Pengemudi Nasional (Harpenas) Pengemudi Indonesia di Taman Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (23/1).

Acara tersebut digelar oleh sejumlah komunitas pengemudi yang tergabung dalam Driver Biker Ojek Kamtibmas Community (DBOKC), Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Jazilul turut mendorong kegiatan Jambore dan Deklarasi Harpenas. Ia mengatakan kegiatan persatuan dan perkumpulan para pengemudi tersebut dapat memberikan penguatan kepada para pengemudi Indonesia.

"Deklarasi Hari Pengemudi Nasional ini sesungguhnya adalah komitmen dari para pengemudi untuk dapat berkontribusi dalam pembangunan. Para pengemudi ini hidupnya di jalan banyak risiko. Mereka adalah warga Indonesia, wajib hukumnya untuk menerima kesejahteraan dan menerima keadilan," ujar Jazilul dalam keterangannya, Senin (24/1/2021).

Lebih lanjut, Jazilul mengatakan, di era saat ini, ada berbagai kesempatan terbuka bagi kelompok masyarakat, termasuk para pengemudi dan pekerja untuk dapat menyampaikan haknya. Sebab, konstitusi menjamin seluruh warga negara untuk berserikat dan berorganisasi.

Jazilul pun menambahkan, para pengemudi dapat memperoleh berbagai manfaat dengan bergabung dalam sebuah wadah organisasi. Beberapa di antaranya memperoleh perlindungan diri hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini termasuk pelatihan digital teknologi untuk mempermudah laporan saat ada persoalan di jalanan.

"Ini bisa menjadi kekuatan yang solid. Mereka bisa memiliki solidaritas, loyalitas terhadap organisasi di antara yang ada ini bisa saling menghidupi. Apalagi ini ada koperasi. Hal penting pertama adalah peningkatan kapasitas SDM, pemberdayaan ekonomi, dan penyadaran terhadap aturan hukum," urainya.

Selain itu, kata Jazilul, melalui komunitas atau organisasinya, para pengemudi dapat berkontribusi pada bangsa. Oleh karena itu, dengan ditetapkannya Harpenas, Jazilul yakin semangat dan solidaritas para pengemudi akan semakin baik.

"Hal yang penting adalah bagaimana para pengemudi bisa meningkatkan kapasitas, semakin kuat agar para pengemudi Indonesia memiliki martabat dan kesejahteraan di masa depan," katanya.

Dalam kesempatan itu, para pengemudi juga menyampaikan berbagai keluhan yang sering dihadapi di lapangan. Hal ini termasuk adanya pungutan liar oleh petugas, bajing loncat, potensi kecelakaan lalu lintas, dan masih minimnya kesejahteraan yang diterima para pengemudi.

Ketua Umum FSPTSI Jusuf Rizal pun meminta pemerintah untuk memberikan perhatian kepada para pengemudi melalui regulasi yang berpihak pada pengemudi. Mereka juga meminta para pengusaha untuk memberikan perhatian keselamatan maupun kesejahteraan para pengemudi.

"Para pengusaha ini banyak yang ingin untung banyak, tapi mengorbankan driver. Jangan sampai para pengemudi ini menjadi alat eksploitasi pengusaha oleh sistem kapitalis, oleh oligarki ekonomi dan kekuasaan," pungkasnya.

(fhs/ega)