Keluarga Curiga Pengeroyokan yang Tewaskan Pemobil Lansia Didalangi

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 21:42 WIB
Keluarga jumpa pers terkait pengeroyokan yang tewaskan Wiyanto Halim (89) di Jaktim
Keluarga jumpa pers terkait pengeroyokan yang tewaskan Wiyanto Halim (89) di Jaktim (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Keluarga buka suara soal pengeroyokan yang menewaskan Wiyanto Halim (89) seusai diteriaki maling di Cakung, Jakarta Timur. Keluarga curiga aksi pengeroyokan itu didalangi oleh pihak tertentu.

"Buat kami bukan sekadar pengeroyokan biasa, ini pasti ada dalangnya. Ada pihak-pihak yang menghendaki hal ini terjadi, ini keyakinan keluarga," kata kuasa hukum keluarga, Freddy Y Patty saat jumpa pers di Grand Heaven, Jl Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (24/1/2022).

Mewakili keluarga, Freddy mengatakan, pengejaran korban oleh warga, tidak terjadi secara spontan. Menurut dia, terdapat beberapa peran seperti yang terlihat di dalam video yang beredar.

Freddy menduga provokator bukan hanya bertugas untuk mengajak orang lain mengejar korban, tetapi juga mengarahkan jalannya mobil korban.

"Kita melihat semuanya tidak terjadi secara spontan. Pertama, ada bagian yang teriak-teriak provokasi," kata Freddy.

"Kalau kami memperhatikan itu bukan hanya teriak memprovokasi, tapi motornya itu mengarahkan supaya mobil dari almarhum ini berjalan ke arah yang dia kehendaki, sepertinya ini sengaja digiring ke tempat tersebut kalau kita lihat videonya," imbuhnya.

Selain provokator, kata Freddy terdapat peran lain, mulai dari pembuat video hingga peran khusus untuk mengajak orang untuk ikut serta mengejar korban.

"Ada orang yang membuat video, khusus membuat video dan memviralkannya. Yang ketiga, yang paling belakang dari semua iring-iringan paling belakang dia kalau ada orang-orang yang nongkrong langsung disamperin 'Bang ayok Bang...ikut Bang, itu orang maling kita kejar sama-sama' gitu," tambahnya.

Freddy menyebut pihaknya sudah mengantongi beberapa bukti dari saksi terkait para pelaku tersebut. Namun, pihaknya belum menyampaikan kepada pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga meminta agar para pelaku dihukum berat. Selain itu, mereka juga telah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian dan mendesak kasus itu segera diusut hingga tuntas.

"Saya minta keadilan untuk Papa saya. Ini Papa saya meninggal nggak wajar. Saya minta keadilan untuk Papa saya. Saya minta pemerintah untuk usut tuntas kasus Papa saya," kata anak korban, Bryana Halim, saat dihubungi.

Simak video 'Keluarga Ungkap Kronologi Pengeroyokan Lansia hingga Tewas di Jaktim!':

[Gambas:Video 20detik]




Simak di halaman selanjutnya: 4 orang jadi tersangka