Mencuat Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 21:36 WIB
Langkat -

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Usai kena OTT, temuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat di Sumatera Utara (Sumut) mencuat.

Penemuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat awalnya diungkap oleh Migrant CARE yang melaporkan temuan itu ke Komnas HAM. Migrant CARE menyebut kerangkeng manusia itu terletak di bagian belakang rumah Bupati Langkat.

"Berdasarkan laporan yang diterima Migrant CARE, di lahan belakang rumah Bupati tersebut, ditemukan ada kerangkeng manusia yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya mengalami eksploitasi," ucap Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant CARE, Anis Hidayah, dalam keterangannya, Minggu (23/1/2022).

Anis menyebut, tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap kemanusiaan. "Kiat merupakan praktik perbudakan modern," katanya.

Buruh Sayangkan Adanya Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

Serikat buruh menyesalkan temuan diduga kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat. Serikat buruh mendorong polisi untuk mengusut tuntas hal ini.

"Jika hal itu benar, maka kami sangat mengutuk keras perbuatan yang tidak berprikemanusiaan itu, dan kami minta agar kepolisian segera mengusut kasus ini, apa alasannya Bupati Langkat punya penjara khusus buruhnya ini," kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Willy Agus Utomo, Senin (24/1).

Jika benar kerangkeng itu digunakan untuk memenjarakan buruh, kata Willy, perbuatan itu sangat melanggar undang-undang. Menurutnya, hal ini menjadi yang pertama kali terjadi di Indonesia.

"Organisasi kami juga memiliki anggota buruh perkebunan di Sumatera Utara, ada sekira 20 perusahaan perkebunan, tidak pernah mendapatkan kasus seperti itu, itu sangat kejam jika benar," tuturnya.

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Untuk Rehabilitasi Narkoba

Kapolda Sumut Irjen Putra Panca mengkonfirmasi adanya penemuan kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat. Panca mengatakan pihaknya lah yang menemukan tempat menyerupai kerangkeng tersebut.

"Kita pada waktu kemarin teman- teman dari KPK yang kita back-up, melakukan OTT. Kita melakukan penggeledahan pada saat itu datang ke rumah pribadi Bupati Langkat. Dan kita temukan betul ada tempat menyerupai kerangkeng yang berisi tiga-empat orang waktu itu," kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra kepada wartawan, Senin (24/1).

Panca mengaku telah mendalami temuan kerangkeng manusia tersebut kepada Terbit Rencana. Dari hasil pendalaman, kata dia, kerangkeng yang berisikan sejumlah orang tersebut merupakan tempat rehabilitasi narkoba yang dibangun Terbit secara pribadi.

"Tapi sebenarnya dari pendataan kita, pendalaman kita bukan tiga empat orang itu, kita dalami itu masalah apa, kenapa ada kerangkeng dan ternyata hasil pendalaman, iya memang itu tempat rehabilitasi yang dibuat oleh yang bersangkutan secara pribadi dan sudah berlangsung selama 10 tahun untuk merehabilitasi korban-korban narkoba, pengguna narkoba," sebut Panca.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...

Saksikan juga: 'Terbelenggu Pacar Benalu'

[Gambas:Video 20detik]