Panglima TNI: Masalah Papua Harus Dihadapi dengan Strategi Jangka Panjang

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 20:39 WIB
Mahfud Md bertemu dengan Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut penyelesaian permasalahan keamanan di Papua dan Papua Barat akan dihadapi selamanya. Menurutnya, perlu strategi jangka panjang dan berkelanjutan untuk menghadapi permasalahan tersebut.

"Untuk Papua dan Papua Barat seperti halnya yang saya sampaikan pada fit and proper test. Masalah ini adalah masalah yang menurut saya akan kita hadapi selamanya. Dalam arti sesuatu yang memang berhubungan dengan pikiran yang dinamis dan ini harus dihadapi dengan strategi yang lebih sustainable atau jangka panjang," kata Jenderal Andika kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Andika menjelaskan tak mungkin bisa menyeragamkan pemikiran masyarakat. Lantas, dia menilai persoalan itu perlu dihadapi menggunakan sistem hukum yang berlaku.

"Karena memang mengubah untuk menyeragamkan pikiran orang merupakan sesuatu yang hampir tidak mungkin. Jadi sama kayak di provinsi lain di Jakarta juga ada yang ingin a, b, c, d. Jangankan yang besar, ya yang kecil pun juga berbeda. Menurut saya adalah sesuatu yang manusiawi," ucap mantan KSAD itu.

"Oleh karena itu, cara menghadapinya dengan sistem yang memang berlaku yaitu sistem hukum nasional," sambungnya.

Dia menjelaskan saat ini penanganan permasalahan secara militer yang dilakukan di Papua akan sama dengan provinsi lain. Dia meyakini keragaman keinginan masyarakat Papua bisa dihadapi dengan semestinya.

"Di situ ada satuan teritorial, ada Kodam, Korem, Kodim, sampai Koramil. Di situ juga ada batalion tempur ada juga seperti halnya di provinsi lain. Jadi saya yakin, persoalan-persoalan keragaman keinginan dari warga masyarakat di mana pun juga seluruh Indonesia, termasuk di Papua, saya yakin bisa kita hadapi dengan lebih naturallah," imbuhnya.

(fca/fas)