Apakah Ibu Hamil Boleh Vaksin Booster? Ini Ketentuannya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 11:48 WIB
Apakah ibu hamil boleh vaksin booster? Pertanyaan ini seringkali ditanyakan mengingat kondisi ibu hamil. Lantas, bolehkah ibu hamil melakukan vaksin booster?
Apakah Ibu Hamil Boleh Vaksin Booster? Ini Ketentuannya (Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti)
Jakarta -

Apakah ibu hamil boleh vaksin booster? Pertanyaan ini seringkali ditanyakan lantaran sebelum mendaftar vaksin booster, ada sejumlah aturan yang harus diperhatikan. Pemerintah pun menyusun skema vaksin booster terhadap ibu hamil agar sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Seperti kita ketahui, vaksin booster sudah berjalan sejak Rabu (12/1/2022). Untuk menjawab pertanyaan apakah ibu hamil boleh vaksin booster, simak rangkuman berikut ini.

Apakah Ibu Hamil Boleh Vaksin Booster? Ini Kata SE Kemenkes

Untuk menjawab apakah ibu hamil boleh vaksin booster, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran Kemenkes Nomor HK.02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19. SE ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi ibu hamil yang saat ini jumlahnya terus bertambah.

"Dengan mempertimbangkan semakin tingginya jumlah ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 dan tingginya risiko bagi ibu hamil apabila terinfeksi COVID-19 menjadi berat
dan berdampak pada kehamilan dan bayinya, maka diperlukan upaya untuk memberikan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil," demikian keterangan dalam SE tersebut, seperti yang dilihat detikcom, Senin (24/1/2022).

Apakah Ibu Hamil Boleh Vaksin Booster? Ini Syarat-syaratnya

Menjawab pertanyaan apakah ibu hamil boleh vaksin booster, Kemenkes memberikan izin kepada ibu hamil untuk mendapatkan vaksin booster. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti:

  • Usia kandungan sudah harus memasuki trimester kedua atau sekitar 13 minggu.
  • Ibu hamil sudah mendapatkan vaksinasi dosis 1 dan 2 secara lengkap.
  • Tekanan darah di bawah 140/90 mmHg.
  • Tidak memiliki keluhan, seperti kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, dan pandangan kabur.
  • Tidak memiliki penyakit bawaan, seperti jantung, asma, penyakit paru, HIV, penyakit ginjal, dan penyakit hati.

Apakah Ibu Hamil Boleh Vaksin Booster? Ini Ketentuan di Setiap Daerah

Pertanyaan apakah ibu hamil boleh vaksin booster sudah terjawab, yakni boleh asal memenuhi persyaratan. Selanjutnya, muncul pula pertanyaan bagaimana ketentuan vaksin booster di setiap daerah?

Pemerintah menyebutkan, vaksinasi booster diperbolehkan jika 70% masyarakat di daerah tersebut sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. Selain itu, 60% masyarakat di daerah itu sudah mendapatkan vaksin dosis kedua.

Apakah Ibu Hamil Boleh Vaksin Booster? Ini Tata Cara Pemberian Vaksin Booster

Informasi lain terkait apakah ibu hamil boleh vaksin booster yakni mengenai tata cara pemberiannya. Mengacu Surat Edaran Kemenkes Nomor HK.02.02/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (booster), berikut tata cara penyuntikan vaksin booster.

  • Penyuntikan dilakukan secara intramuskular di lengan atas.
  • Penyuntikan setengah dosis (half dose) dilakukan dengan menggunakan ADS 0,3 ml yang telah diberikan tanda ukuran dosis 0,15 ml dan 0,25 ml. Daerah yang belum menerima ketentuan tersebut, dapat menggunakan ketentuan yang tersedia.
  • Sebelum melakukan vaksinasi, wajib melakukan skrining

Simak Video 'Epidemiolog Pastikan Vaksin Booster Mampu Tangkis Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(azl/imk)