Gerindra Ungkap Arahan Prabowo soal 'Macan Jadi Meong'

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 23 Jan 2022 06:47 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).
Foto: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).
Jakarta -

Pria bernama Edy Mulyadi dipolisikan oleh DPD Gerindra Sulawesi Utara (Sulut) lantaran diduga menghina Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Ketua harian DPP Gerindra Sufmi Dasco mengatakan laporan tersebut bukan mengatasnamakan Partai Gerindra.

"Yang pertama, dicek lagi apakah laporan tersebut atas nama partai atau bukan. Setahu saya itu tidak atas nama partai," kata Dasco saat dihubungi, Sabtu (22/1/2022).

Dasco menyampaikan arahan Prabowo untuk kadernya dalam menyikapi sesuatu. Menurut Dasco, Prabowo tidak pernah mengarahkan kadernya untuk saling lapor melaporkan ke polisi.

"Yang kedua, Pak Prabowo sendiri selalu dalam arahannya ke kader untuk menyikapi sesuatu dengan hati-hati dan bijaksana dan tidak pernah ada arahan untuk lapor melaporkan," ucapnya.

Lebih lanjut, Dasco mengatakan memang banyak yang kurang berkenan dengan ucapan Edy Mulyadi. Sebab, kata Dasco, ucapan yang dilontarkan Edy terlalu kasar.

"Nah kalau saya cek-cek di lapangan memang banyak yang kurang berkenan, karena yang di medsos itu terlalu kasar ngomongnya kan begitu.Tapi jangan dilihat dia mau pribadi mau ini, tapi sebagai pelapor mungkin sudah jengkel karena kelewatan itu sih," imbuhnya.

Sebelumnya, Edy Mulyadi dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara (Sulut) atas tuduhan dugaan penghinaan terhadap Menhan, yang juga Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. DPD Gerindra Sulut merasa tidak terima ketum mereka dihina seperti itu.

"Iya, Pak Prabowo Subianto ketua umum kita, ikonnya Partai Gerindra, kebanggaan kader Partai Gerindra. Jadi kita tidak terima kalau Pak Prabowo Subianto dihina dan difitnah orang," ujar Ketua DPD Gerindra Sulut Conny Lolyta Rumondor saat dimintai konfirmasi, Sabtu (22/1).

Edy Mulyadi Dilaporkan ke Polisi

Laporan itu teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP/B/29/I/2022/SPKT/POLDA SULUT. Edy Mulyadi dilaporkan atas dugaan melakukan ujaran kebencian melalui media sosial pada 21 Januari 2022.

Dalam cuplikan video yang dikirim oleh Conny, seorang pria yang disebut Edy Mulyadi diduga menghina Prabowo Subianto. Dia menyebut Prabowo seperti 'macan yang jadi mengeong'.

"Masa Menteri Pertahanan gini saja nggak ngerti sih? Jenderal bintang 3. Macan yang jadi kayak mengeong. Nggak ngerti begini aja. Halo, Prabowo? Prabowo Subianto, kamu dengar suara saya? Masa itu nggak masuk dalam perhitungan, kamu Menteri Pertahanan," teriaknya dalam video.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast mengatakan akan mengecek dahulu terkait adanya pelaporan tersebut.

"Saya cek dulu," kata Jules.

Simak Video 'Awal Pernyataan Edy Mulyadi Sebut Prabowo 'Macan Mengeong'':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/fas)