Perbandingan Logo Kemhan Baru dan Lama Serta Artinya

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 14:14 WIB
Logo baru Kemhan (dok. Istimewa).
Foto: Logo baru Kemhan (dok. Istimewa).
Jakarta -

Kementerian Pertahanan (Kemhan) kini telah resmi mengganti logo baru. Logo baru Kemhan punya makna mendalam, begitu juga logo lamanya. Begini perbandingan makna logo baru Kemhan dan logo lama Kemhan.

Logo baru Kemhan itu berbentuk bulat, berwarna dasar merah tua dengan tulisan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melingkarinya. Di dalamnya, ada gambar rantai emas dan Garuda Pancasila.

Logo baru Kemhan (dok. Istimewa).Logo baru Kemhan (dok. Istimewa).

"Logo lama digunakan dan ditetapkan sejak tahun 2005 oleh Menteri Pertahanan saat itu dijabat oleh Prof Dr Juwono Sudarsono. Dan secara resmi diumumkan perubahan logo oleh Menteri Pertahanan RI, Letjen (Purn) Prabowo Subianto pada Rapim tanggal 20/1/22 kemarin," kata juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat dihubungi detikcom, Jumat (21/1/2022).

Dahnil menjelaskan arti-arti dari logo baru Kemhan tersebut. Rantai emas hingga Garuda Pancasila mempunyai makna tersendiri.

"Logo kemhan terbaru berbentuk bulat lingkar emas dengan warna dasar merah tua serta di dalamnya terdapat gambar Garuda Pancasila dilingkari rantai emas melambangkan pertahanan negara yang kuat dan tangguh dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa serta melindungi seluruh tumpah darah Indonesia yang dilandasi oleh persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 untuk mempertahankan kejayaan NKRI," kata Dahnil.

"Warna dasar merah tua melambangkan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia," kata Dahnil.

Sedangkan logo lama Kemhan memiliki lebih banyak warna. Ada ilustrasi negara Indonesia di dalamnya dan gambar jangkar di bagian tengah yang mendominasi. Latar belakang logo itu menggunakan warna merah putih.

Logo KemhanLogo lama Kemhan (Foto: kemhan.go.id)


Berikut detail makna logo lama Kemhan:

1. Pengertian.
Logo yang dimaksud dalam surat keputusan ini adalah huruf / lambang yang mengandung makna tersendiri atas suku kata atau lebih sebagai lambang dan merupakan suatu tanda kebanggaan yang menyatakan Organisasi, Peran, Fungsi dan Tugas di lingkungan Kementerian Pertahanan.

2. Bentuk, Tata Warna dan Ukuran
Bentuk Logo Departemen Pertahanan berbentuk Bulat dengan tata warna gambar merupakan kombinasi dari enam warna terdiri atas : Merah, Putih, Biru Tua, Kuning, hitam dan Hijau dengan ukuran besar lingkaran 7 cm.

3. Arti / Makna
a. Bentuk bulat dan berwarna biru tua serta di dalamnya terdapat untaian tambang melingkar, gambar Garuda Pancasila, Bendera Merah Putih, Peta Indonesia, Bintang, Jangkar dan Burung Garuda melambangkan Bangsa Indonesia yang memproklamirkan Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 bertekad bulat untuk membela, mempertahankan dan menegakkan kemerdekaan serta kedaulatan negara dan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, karena aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat hakiki dalam menjamin kelangsungan hidup bernegara.

b. Untaian tambang melingkar mengandung arti bahwa dengan keutuhan dan jiwa korsa yang kuat dapat terpelihara dan terjaga dengan sebaik-baiknya oleh suatu Angkatan Perang yang kokoh, utuh dan jaya.

c. Garuda Pancasila Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

d. Bendera Merah Putih adalah Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia.

e. Peta Indonesia melambangkan wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dipertahankan keutuhannya.

f. Bintang bersudut lima melambangkan Ketentaraan Indonesia Angkatan Darat/TNI AD, dalam filsafat ketimuran melukiskan "Kesejatian" serta senantiasa menjunjung cita-cita tinggi ialah Keluhuran Nusa dan Bangsa serta keprajuritan yang sejati dalam semboyan "Kartika Eka Paksi".

g. Jangkar bagi TNI AL melambangkan kekuatan, ketepatan, keamanan dan pengharapan dengan menjaga Lautan Indonesia. TNI AL menjamin kemakmuran dan kesejahteraan dengan semboyan "Jales Veva Jaya Mahe" berarti "Justru di lautan kita menang".

h. Burung Garuda melukiskan TNI AU dengan sayap Terbentang menggambarkan bahwa TNI AU senantiasa waspada dan siap sedia mempertahankan Dirgantara Indonesia dengan semboyan "Swa Bhuwana Paksa" yang berarti "Sayap Tanah Air".

Lihat juga video 'Prabowo soal Pembelian Jet Tempur Dassault Rafale: Tinggal Aktifkan Kontrak':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)