Jubir Menhan soal 'Macan Jadi Mengeong': Prabowo Tak Urus Penyebar Hoax

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 22 Jan 2022 18:40 WIB
Prabowo Subianto
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto disebut seperti 'macan yang jadi mengeong' oleh pria bernama Edy Mulyadi. Jubir Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, angkat bicara dan menyebut Prabowo tak punya waktu untuk mengurus penebar hoax.

"(Pak Prabowo) tidak punya waktu ngurus penebar hoax begitu," kata Dahnil kepada detikcom, Sabtu (22/1/2022).

Dahnil mengatakan Prabowo kini sedang sibuk memperkuat pertahanan RI. "Pak Prabowo sibuk kerja memperkuat pertahanan RI," katanya.

Edy Mulyadi Dipolisikan

Sebelumnya, Edy Mulyadi dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara (Sulut) atas tuduhan dugaan penghinaan terhadap Menhan, yang juga Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. DPD Gerindra Sulut merasa tidak terima ketum mereka dihina seperti itu.

"Iya, Pak Prabowo Subianto ketua umum kita, ikonnya Partai Gerindra, kebanggaan kader Partai Gerindra. Jadi kita tidak terima kalau Pak Prabowo Subianto dihina dan difitnah orang," ujar Ketua DPD Gerindra Sulut Conny Lolyta Rumondor saat dimintai konfirmasi, Sabtu (22/1).

Laporan itu teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP/B/29/I/2022/SPKT/POLDA SULUT. Edy Mulyadi dilaporkan atas dugaan melakukan ujaran kebencian melalui media sosial pada 21 Januari 2022.

Dalam cuplikan video yang dikirim oleh Conny, seorang pria yang disebut Edy Mulyadi diduga menghina Prabowo Subianto. Dia menyebut Prabowo seperti 'macan yang jadi mengeong'.

"Masa Menteri Pertahanan gini saja nggak ngerti sih? Jenderal bintang 3. Macan yang jadi kayak mengeong. Nggak ngerti begini aja. Halo, Prabowo? Prabowo Subianto, kamu dengar suara saya? Masa itu nggak masuk dalam perhitungan, kamu Menteri Pertahanan," teriaknya dalam video.

Polisi Cek Laporan

Dimintai konfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast mengatakan akan mengecek dahulu terkait adanya pelaporan tersebut.

"Saya cek dulu," kata Jules.

(azh/jbr)