Wapres Minta PTM Diperketat, Wagub Bicara Langkah DKI Cegah Kasus COVID Naik

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 23:33 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen akan diperketat jika kasus COVID-19 meningkat. Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan sudah melakukan langkah pencegahan.

"Kami sangat senang dan menghargai dan betul seperti yang di sampaikan oleh Wapres, Pak Kiai Ma'ruf Amin bahwa seiring dengan peningkatan kasus COVID-19 Omicron kita perlu ada pengetatan, banyak hal yang kita lakukan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Riza mengatakan ada 4 poin langkah pertama yang dilakukan Pemprov DKI, yakni dengan terus mengikuti regulasi terkait COVID-19 yang dikeluarkan pemerintah pusat. Langkah kedua memastikan Satgas COVID-19 sampai ke setiap sekolah.

Ketiga, melakukan percepatan vaksinasi anak dan bagi masyarakat yang belum divaksin. Langkah terakhir, kata Riza, melakukan kerja sama dengan seluruh jajaran untuk meningkatkan monitoring dan pengawasan vaksinasi.

"Yang ketiga, kita percepat pelaksanaan vaksin yang ada apakah bagi booster atau bagi anak-anak yang masih belum atau siapa saja yang mungkin belum. Kemudian yang keempat juga kita terus koordinasikan dengan seluruh jajaran, bentuk kerja sama meningkatkan monitoring dan pengawasan nya, karena masyarakat ini merasa sudah vaksin, mungkin kurang disiplin, nah mari kita tingkatkan," tuturnya.

Terkait wacana PTM 100 persen dua sesi, Riza menyebut hal itu masih dipertimbangkan. Dia mengatakan saat ini Jakarta memenuhi syarat untuk menggelar PTM 100 persen.

"Ya itu masih dalam pertimbangan (PTM dua sesi), sekali lagi terkait PTM 100 persen terbatas itu DKI Jakarta sesuai dengan SKB 4 menteri sangat memnuhi syarat untuk melaksanakan PTM 100 persen terbatas. Karena kita masih di level dua kemudian syarat vaksinnya di atas 80 persen lansianya di atas 50 persen, jadi Jakarta ini sangat memenuhi syarat," jelasnya.

Sebelumnya, Wapres Ma'ruf Amin berbicara soal kelanjutan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang kini sedang diberlakukan. Ma'ruf mengatakan kegiatan PTM 100 persen bakal disesuaikan dengan kondisi kasus COVID-19 di masing-masing daerah.

Ma'ruf menekankan saat ini kegiatan PTM 100 persen tetap berlaku. Dia menyebut PTM 100 persen bisa tetap dilakukan selama kondisi penyebaran Corona terkendali.

"Kita akan terus sesuaikan dengan kondisi. Apabila situasi masih terkendali, tidak apa 100 persen. Tapi, daerah-daerah tertentu mungkin ya. Itu akan kita sesuaikan nanti," kata Ma'ruf di kantor Gubernur Banten, seperti dilihat dalam siaran pers di situs resmi Wapres RI, Jumat (21/1).

(dek/zap)