Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV di TKP Pencurian Tas Wakil Ketua KIP

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 21:12 WIB
Ilustrasi Begal, Rampok, Jambret. Andhika Akbarayansyah/infografis.
Ilustrasi (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Hendra J Kede menjadi korban penjambretan di depan gedung KONI, Jakarta Pusat. Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Haris Kurniawan mengatakan pihaknya sedang mengusut kasus itu.

"Benar, tadi siang dilapor, sudah buat laporan. Sekarang masih proses tahap penyelidikan," AKBP Haris kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).

Haris mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP). Dia menyebut sedang mengumpulkan bukti-bukti penjambretan serta para saksi di lokasi.

"Kita masih upaya mengumpulkan CCTV, saksi dan lain-lain. Sudah kita lakukan pengecekan juga ke lokasi," katanya.

Aksi penjambretan itu terjadi di depan pintu keluar Gedung KONI, Jl Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hendra mengatakan kronologi penjambretan tersebut bermula saat dia selesai makan siang pada pukul 14.18 WIB dan akan berjalan menuju mobilnya yang diparkir di gedung KONI.

"Jadi selesai makan siang saya jalan kaki di Jalan Jakarta menuju mobil saya yang diparkir di KONI, setelah beberapa langkah menjelang pintu keluar KONI, setelah dekat mobil kejadian penjambretan itu," kata Hendra saat dihubungi, Jumat (21/1).

Hendra mengatakan pelaku berjumlah dua orang menggunakan motor berwarna merah. Ketika berhasil merampas tas korban, pelaku langsung melarikan diri.

"Motor saya nggak tahu merek apa, tapi yang jelas warna merah, yang ngebonceng baju putih yang jambret," katanya.

Di dalam tas tersebut, Hendra mengatakan terdapat dokumen-dokumen penting, kunci apartemen, dua flashdisk, tiga cincin batu akik, dan satu buah pipa rokok.

"Ada beberapa barang pribadi di tas, tapi yang penting itu ada dua flashdisk yang berisi data-data dokumen saya sebagai Wakil Komisi KIP yang sangat penting untuk saya," katanya.

"Kerugian pribadi nggak saya sampaikan, yang penting bagi saya data-data kedinasan," sambungnya.

Lihat juga video 'Detik-detik Sejoli Jambret Ponsel Bocah di Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)