Temuan-temuan Kulit Kabel di Gorong-gorong dari Era Ahok hingga Anies

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 19:06 WIB
Sampah kulit kabel di gorong-gorong Kemanyoran, Jakpus.
Sampah kulit kabel di gorong-gorong Kemanyoran, Jakpus. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Sampah kulit kabel kembali ditemukan di gorong-gorong Jakarta. Kali ini, kulit kabel ditemukan di Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus).

Dirangkum detikcom, persoalan sampah kulit kabel ditemukan di gorong-gorong pernah terjadi pada akhir Februari 2016. Saat itu, Gubernur DKI Jakarta dijabat Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Setahun kemudian, masalah kulit kabel yang menyumbat drainase kembali ditemukan di gorong-gorong Jalan Gatot Subroto. Polisi mengusut kasus tersebut.

Sampah bungkus kabel kembali mencuat pada 2018 atau saat Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI. Kala itu, sampah kulit kabel ditemukan di gorong-gorong Balai Kota.

Berikut temuan-temuan kulit kabel di gorong-gorong Jakarta:

2016

Kulit Kabel di Ring 1

Kawasan kantor Gubernur DKI Jakarta sempat tergenang banjir pada Jumat (26/2/2017) lalu. Genangan terjadi setelah hujan mengguyur semalaman.

Setelah dicek, ternyata ada tumpukan bekas kabel yang menyumbat aliran air di dalam selokan atau got. Gubernur DKI saat itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa keheranan.

Ahok sempat menunjukkan foto di ponselnya berupa sampah bungkus kabel yang diangkut dari got. Usai sampah kabel diangkut, aliran air kembali normal.

Baca juga: Kulit Kabel yang Sumbat Gorong-gorong di Jakarta

"Ini memang kalau Selatan tenggelam itu rata-rata karena kabel, saya kasih kalian lihat soal kabel. Ini gila-gilaan ini, ada tumpukan kabel di Merdeka Selatan," kata Ahok usai meresmikan RPTRA di Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakpus, Jumat (26/2/2016) lalu.

Persoalan kulit kabel yang membuat kawasan Ring 1 itu diduga terkait kasus pencurian. Sebanyak 6 orang tersangka spesialis pencuri kulit kabel ditangkap polisi saat itu.

Sedikitnya, sampah bungkus kabel di gorong-gorong Jalan Medan Merdeka yang dikumpulkan mencapai 10 ton. Sampah itu menggunung sekitar 2 meter ditampung sementara di gudang kendaraan berat Sudin Tata Air Jakarta Pusat di Bendungan Hilir (Benhil).

sampah bungkus kabel di BenhilSampah bungkus kabel di Benhil. (Foto: dok. detikcom)

"Kalau ditotal 10 ton lebih. Satu truk saja bisa angkut 5 kuintal, ini kan bisa sampai 24 truk," tutur petugas harian lepas Sudin Tata Air, Joko saat ditemui di lokasi penampungan sampah bungkus kabel di Jl Damplas, Benhil, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2016).


2017

Kulit Kabel Picu Banjir Jl Gatot Subroto

Kulit kabel kembali menjadi pemicu banjir di Jakarta. Aliran air di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, terhambat sampah kulit kabel.

"Ditemukan lagi sumbatan kabel-kabel listrik. Kulit kabel ketemu lagi di daerah Gatot Subroto," kata Ahok kepada wartawan di Makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2017).

Ahok saat itu sudah nonaktif dari jabatan Gubernur DKI Jakarta karena menjadi calon gubernur DKI petahana pada Pilgub DKI 2017.

Kabel-kabel itu kembali ditemukan setelah pasukan oranye terjun untuk mengecek lokasi rawan genangan. Setelah dibongkar, puluhan meter kulit kabel ditemukan di gorong-gorong di kawasan Gatot Subroto.

Plt Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sumarsono mendorong pihak kepolisian menyelidiki apakah ada unsur pidana terkait sampah kulit kabel yang ditemukan tersebut.

Saat itu polisi pun kembali menyelidiki temuan kulit kabel tersebut. Polres Jaksel membentuk tim khusus untuk mengusut kasus sampah kulit kabel tersebut. Polda Metro Jaya juga menyelidiki prosedur perawatan kabel di gorong-gorong.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.