DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 07:07 WIB

Ada Sejak Ahok Hingga Anies, Siapa Buang Sampah Kabel?

Haris Fadhil - detikNews
Ada Sejak Ahok Hingga Anies, Siapa Buang Sampah Kabel? Sampah kulit kabel (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Sampah kulit kabel kembali ditemukan dalam saluran air di Jakarta. Penemuan ini bukanlah yang pertama kali.

Saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI Jakarta, sampah kulit kabel pernah ditemukan di dalam gorong-gorong di jalan Medan Merdeka Selatan. Sampah kulit kabel yang berhasil dibersihkan mulai 26 Februari hingga 3 Maret 2017 mencapai 17 truk.

"Wong ada 17 truk. Udah 17 truk nih. Lagipula siapa mau buang kabel kalau bisa dijual? Ini pasti ada unsur kesengajaan. Kita nggak tahu siapa. Ini urusan polisi," tutur Ahok, Jumat (4/3/2016) lalu.


Sampah itu dikumpulkan di tempat penampungan sementara di Bendungan Hilir (Benhil). Berat sampah kulit kabel itu mencapai 10 ton.

Berikutnya, sampah kulit kabel kembali ditemukan dalam gorong-gorong di Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada 4 Maret 2017. Plt Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sumarsono mendorong pihak kepolisian menyelidiki apakah ada unsur pidana terkait sampah kulit kabel yang ditemukan tersebut.


"Kalau ada unsur pidana, saya kira kami harus dorong untuk proses penyelidikan lewat jajaran kepolisian. Tapi kalau itu memang kenakalan harusnya cuma 2-3 karet ya, ini ternyata jumlahnya banyak. Kalau memang situasinya terindikasi kuat kemungkinan karena faktor PLN ya tidak menutup kemungkinan kami akan minta secara resmi kepada kepolisian untuk menyelidiki ada unsur pidana di dalamnya," ungkap Sumarsono di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017) lalu.

Terbaru, Pemprov DKI kembali menemukan kulit kabel utilitas di gorong-gorong Balai Kota sebanyak 12 kubik saat pasukan biru dari Dinas Tata Air DKI melakukan pembersihan rutin pada Minggu (18/3). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku mendapat laporan keberadaan sampah kulit kabel itu terkait dengan pencurian.

"Saluran-saluran seperti ini menurut laporan biasa dijadikan akses untuk masuk pencurian dan lain-lain," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/3) kemarin.



Hingga saat ini, belum diketahui siapa sebenarnya yang membuat sampah kulit kabel tersebut ada di dalam gorong-gorong. Pihak kepolisian menyatakan siap memproses jika ada laporan dugaan pencurian terkait kulit kabel yang ditemukan tersebut.

"Kalau ada laporan dari pemilik kabel yang hilang, kita proses," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu lewat pesan singkat.
(haf/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed