ADVERTISEMENT

Kecelakaan Maut Balikpapan, Legislator Kaltim Tagih Flyover Simpang Rapak

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 15:24 WIB
Simpang Muara Rapak, Lokasi Tragedi Kecelakaan Maut Balikpapan
Kecelakaan maut di Balikpapan, Kaltim (Budi/detikcom)
Jakarta -

Kecelakaan maut yang melibatkan truk tronton terjadi di Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim, Hetifah Sjaifudian, berdukacita sedalam-dalamnya bagi keluarga korban.

"Lokasi kejadian, yakni Simpang Muara Rapak, merupakan jalan menurun yang cukup curam. Hal itu yang diduga mengakibatkan pengemudi tronton sulit mengendalikan ketika rem blong," kata Hetifah kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini mengatakan di Simpang Muara Rapak kerap terjadi kecelakaan lalu lintas serta tak jarang memakan korban jiwa.

"Terlepas dari blongnya rem pengemudi, jalan tersebut memang sudah kerap memakan korban," ujarnya.

Hetifah menagih pembangunan flyover di Simpang Muara Rapak. Rencana pembangunan flyover Rapak sudah diusulkan ke Kementerian PUPR.

"Saya kembali menekankan pentingnya safety inspection diterapkan sebelum kendaraan beroperasi, juga mendesak agar Kementerian PUPR bisa segera membangun flyover sesuai rencana yang sudah lama diusulkan pemerintah daerah setempat," imbuhnya.

Polisi sebelumnya resmi menetapkan M Ali (48) sebagai tersangka atas kasus kecelakaan maut Balikpapan. Dalam kecelakaan itu, truk tronton yang dikemudikannya melindas mobil dan motor hingga empat orang tewas dan belasan lainnya terluka. M Ali masih terus diperiksa.

"Sudah (tersangka), saat ini kita amankan dan diperiksa di Polresta Balikpapan," ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (21/1).

M Ali dipastikan melanggar aturan karena mengemudikan truk tronton di jalur yang dilarang.

"Sudah ada aturan perwali, bahwasanya truk angkut besar itu hanya diizinkan melintas pada malam hari, jadi jam 6 pagi sampai 12 malam tidak boleh melintas, ini dasar sopirnya yang bandel," kata Yusuf.

Selain itu, mengenai kondisi sopir, Yusuf menjelaskan keadaannya dalam kondisi baik.

"Kondisi baik, sehat-sehat saja," terangnya.

(rfs/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT