Direkomendasikan Rehabilitasi 6 Bulan, Ardhito Pramono Dibawa ke RSKO Cibubur

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 10:19 WIB
Ardhito Pramono dibawa ke RSKO Cibubur, Jaktim, untuk menjalani rehabilitasi, Jumat (21/1/2022).
Foto: Ardhito Pramono dibawa ke RSKO Cibubur, Jaktim, untuk menjalani rehabilitasi. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Hasil asesmen BNNP DKI terhadap musisi Ardhito Pramono sudah keluar. Ardhito direkomendasikan untuk menjalani proses rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim).

Pantauan detikcom pukul 09.30 WIB di Polres Metro Jakarta Barat, Ardhito dibawa keluar oleh petugas kepolisian dari ruang Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. Terlihat dia mengenakan kaos berwarna hitam dan outer berwarna biru donker.

Diketahui hasil asesmen dari tim TAT telah keluar sejak Kamis (20/1) kemarin. Hasilnya Ardhito dinyatakan layak menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur.

"Dapat kami jelaskan, sesuai kemarin yang telah kita sampaikan bahwa AP dua hari lalu menjalani asesmen dari tim TAT di BNNP DKI. Yang kemarin hari Kamis hasilnya telah dinyatakan keluar, di mana saudara AP menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur dan hari ini, pagi ini telah berangkat ke Cibubur," kata Kassubag Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Moh Taufik di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (21/6/2022).

"Sesuai dengan hasil TAT saudara AP direkomendasikan menjalani rehabilitasi selama 6 bulan," sambung Taufik.

Diketahui pihak keluarga telah mengajukan permohonan rehabilitasi untuk Ardhito Pramono sejak Jumat (14/1).

"Ya kita ajuin rehab, doain saja Dito bisa cepat sembuh," ujar kuasa hukum Ardhito Pramono, Adit, kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/1).

Selain itu, dia menyebut pihak keluarga kaget ketika mengetahui Ardhito menggunakan narkoba jenis ganja.

"Kita baru tahu kita juga kaget," kata Adit.

Ardhito Pramono Jadi Tersangka

Polisi menetapkan Ardhito Pramono sebagai tersangka di kasus narkoba. Ardhito Pramono kini resmi ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Barat.

"Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Polres Metro Jakarta Barat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan, Kamis (13/1).

Ardhito Pramono dijerat dengan Undang-Undang Narkotika. Dia terancam 4 tahun penjara.

"Terkait tindak pidana yang dilakukan tersangka, menetapkan tersangka dengan UU Narkotika Pasal 127 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun," ujarnya.

(ain/zak)