OTT Hakim PN Surabaya, Bukti Duit Ratusan Juta Rupiah Disita KPK

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 20:31 WIB
Plt Jubir KPK, Ali Fikri
Foto: Plt Jubir KPK Ali Fikri (dok. istimewa)
Jakarta -

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat. KPK mengamankan bukti OTT berupa uang ratusan juta rupiah.

"Turut diamankan pula bukti uang ratusan juta dalam pecahan rupiah yang masih dihitung dan dikonfirmasi kepada para terperiksa," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Dalam OTT ini, KPK mengamankan 5 orang. Di antaranya hakim hingga pengacara.

"KPK mengamankan 5 orang terdiri dari hakim, panitera pengganti, pengacara dan swasta," katanya.

Selanjutnya, Ali mengatakan hakim PN Surabaya dan para pihak terkait kini masih dalam perjalanan. Selanjutnya mereka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini terperiksa masih dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan," ujarnya.

Sebelumnya disebutkan OTT itu berkaitan dengan dugaan suap terkait perkara di PN Surabaya. Namun KPK belum memperjelas perkara yang dimaksud.

Selain hakim dan panitera, Ali Fikri sebelumnya menyebutkan ada pengacara yang diamankan. Secara terpisah, Ketua KPK Firli Bahuri hanya menyampaikan timnya saat ini masih bekerja.

"Terima kasih perhatiannya, kami bekerja dulu ya," ujar Firli.

Para pihak yang terjaring OTT itu masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka yang terjaring OTT.

Sebelumnya juru bicara Mahkamah Agung (MA) hakim agung Andi Samsan Nganro mengakui adanya OTT itu. Dia menyebutkan identitas hakim dan panitera yang diamankan KPK.

"Bahwa pagi tadi sekitar pukul 05.00-05.30 WIB, KPK datang ke kantor PN Surabaya dan di dalam mobilnya dilihat ada Saudara Itong Isnaeni Hidayat, SH MH, hakim PN Surabaya. Begitu pula informasi yang diterima nama panitera pengganti bernama Hamdan, SH, juga diamankan," kata Andi Samsan.

Simak video 'KPK OTT Hakim-Panitera PN Surabaya':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/aud)