OTT KPK Surabaya: Hakim PN Ditangkap, Ini 5 Kabar Terbarunya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 15:44 WIB
OTT KPK Surabaya dilakukan kepada hakim Itong Isnaeni Hidayat SH MH. Hal itu karena adanya dugaan suap perkara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
OTT KPK Surabaya Libatkan Hakim PN, Ini 5 Kabar Terbarunya (Foto: dok PN Surabaya)
Jakarta -

OTT KPK Surabaya dilakukan kepada hakim Itong Isnaeni Hidayat SH MH. Hal itu karena adanya dugaan suap perkara.

Selain hakim Itong, OTT KPK Surabaya juga melibatkan panitera pengganti. Keduanya diduga kuat melakukan suap perkara pada salah satu berkas persidangan.

Seperti apa kabar terbaru OTT KPK Surabaya? Untuk mengetahui informasi lengkapnya, detikcom sudah merangkumnya. Simak uraian berikut ini.

OTT KPK Surabaya: Dilakukan Pagi Hari

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebutkan, OTT KPK Surabaya dilakukan Rabu (19/1/2022) pagi. Hal itu karena adanya tindak pidana korupsi pemberian juga penerimaan uang terhadap salah satu perkara di PN Surabaya.

"Benar, 19 Januari 2022, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di Surabaya, Jawa Timur. Diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya," ucap Ali Fikri ketika dimintai konfirmasi, Kamis (20/1/2022).

Dimintai konfirmasi terpisah, Jubir MA Hakim Agung Andi Samsan Nganro menambahkan, KPK mendatangi PN Surabaya Kamis pukul 05.00-05.30 WIB. Saat OTT KPK Surabaya, Hakim Itong sudah masuk ke dalam mobil KPK.

"Bahwa pagi tadi sekitar pukul 05.00-05.30 WIB, KPK datang ke kantor PN Surabaya dan di dalam mobilnya dilihat ada Saudara Itong Isnaeni Hidayat SH MH, hakim PN Surabaya. Begitu pula informasi yang diterima nama panitera pengganti bernama Hamdan SH juga turut diamankan," kata jubir MA hakim agung Andi Samsan Nganro saat dimintai konfirmasi, Kamis (20/1/2022).

OTT KPK Surabaya, Ruangan Hakim Ikut Disegel

OTT KPK Surabaya digelar pukul 05.00-05.30 WIB Rabu (19/1) kemarin. Saat didatangi, KPK langsung mengamankan pihak terlibat. Ruangan hakim pun ikut disegel KPK.

Dalam OTT KPK Surabaya kali ini, Andi enggan berkomentar lebih banyak. Dia sepenuhnya menyerahkan permasalahan ini kepada KPK agar dapat ditindaklanjuti.

"Terhadap masalah ini, untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi, kita tunggu saja penjelasan resmi dari KPK," tuturnya.

OTT KPK Surabaya, Panitera-Pengacara Ikut Diamankan

OTT KPK Surabaya juga melibatkan panitera-pengacara PN Surabaya. Mereka diamankan secara terpisah dengan hakim Itong.

Untuk mendalami OTT KPK Surabaya, KPK akan menelusuri dugaan suap perkara tersebut. Saat ini, kata Ali, pihaknya masih bekerja guna mengusut kasus tersebut.

OTT KPK Surabaya, Pihak yang Diamankan Masih Berstatus Terperiksa

Kendati OTT KPK Surabaya sudah digelar dan beberapa pihak sudah diamankan, namun KPK menyebut pihaknya masih bekerja untuk menentukan status hukum mereka. Hal itu lantaran KPK mempunyai waktu 1x24 jam guna menentukan status hukum pihak yang terjaring OTT.

Hakim Itong yang terjaring OTT KPK Surabaya punya kekayaan Rp 2 miliar. Simak informasi lengkapnya di halaman berikutnya.