Maju di Pilpres 2024, Ketum PKB: Bukan soal Percaya Diri, tapi Perintah

Atta Kharisma - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 18:43 WIB
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar
Foto: dok. PKB
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar mengaku sangat percaya diri menyalonkan diri sebagai calon presiden di 2024. Sebab ia mendapat perintah dari para kiai yang memintanya mencalonkan diri menjadi presiden.

"Kapan hari saya ditanya wartawan kok Pak Muhaimin percaya diri mau mencalonkan diri menjadi presiden. Saya jawab saya bukan hanya percaya diri, (tapi) saya diperintah oleh kiai-kiai untuk maju menjadi calon presiden dari berbagai penjuru Tanah Air. Ini bukan soal percaya diri, tapi soal perintah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1/2022).

Saat menghadiri Konsolidasi dan Pengukuhan Pengurus Ranting PKB se-Kabupaten Banyuwangi di Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, pria yang akrab disapa Gus Muhaimin tersebut menyatakan tekadnya semakin kuat saat 'Gus-Gus' se-Tapal Kuda dan Banyuwangi turut mendorongnya maju menjadi Presiden 2024.

"Kemarin siang juga konsolidasi Gus-Gus mengokohkan kembali tekad dan niat untuk istilah lagunya itu Mari Bung Rebut Kembali. Gus Dur yang dilengserkan waktu itu Gus Dur jadi Presiden, saatnya Mari Bung Rebut Kembali kursi presiden 2024 yang akan datang," tegasnya.

Ia menyebut salah satu alasan dirinya percaya diri maju sebagai calon presiden adalah karena PKB saat ini merupakan partai Islam dengan jumlah pemilih terbanyak di Indonesia. Bahkan di papan tengah, PKB adalah partai dengan perolehan suara terbanyak.

"Kenapa percaya diri? Gimana nggak percaya diri, PKB hari ini adalah partai Islam terbesar di Indonesia dengan jumlah pemilih 13 juta lebih. Kurang percaya diri apa? Bahkan di papan tengah kita terbesar, bahkan survei-survei terbaru kita sudah meninggalkan papan tengah dan kini di papan atas. Tapi sayangnya papan atasnya masih juara dua," terangnya.

Ia juga berharap agar kemenangan PKB pada pemilu 1999 di Bumi Blambangan dapat kembali direbut pada Pemilu 2024 mendatang. Jika hal itu dapat terwujud, dia semakin optimistis PKB dapat memenangi pemilu di tingkat nasional.

"Insyaallah kalau banyuwangi bisa rebut kembali kemenangan (seperti Pemilu 1999), kita bisa juga rebut tingkat nasional. Karena itu Mari Bung Rebut Kembali," ujarnya.

Peluang untuk menjadi juara dua pun disebut Muhaimin sudah nampak dan sangat mungkin untuk diraih PKB. Karena itu dia memohon doa dan dukungan para kiai, ulama dan santri serta kerja keras seluruh kader PKB agar peluang tersebut dapat diwujudkan.

"Pokoknya Pemilu 2024 PKB Banyuwangi menang, insyaallah nasional juga akan menang. Karena itu kita punya tanggungjawab untuk bisa membuktikan efektivitas perjuangan politik PKB di dalam mewarnai kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kenegaraan," pungkasnya.

Acara Konsolidasi dan Pengukuhan Pengurus Ranting PKB tersebut turut dihadiri oleh pengasuh pondok pesantren Darussalam Blokagung KH. Hisyam Syafaat, Ketua DPP PKB bidang Pendidikan dan Pesantren KH Yusuf Chudlory, Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Banyuwangi KH Abdul Ghafur, Ketua DPC PKB Banyuwangi KH. Abdul Malik Syafaat, serta Ketua DPAC dan Ketua DPRD PKB se-Banyuwangi.

(prf/ega)