Dukung Nusantara Nama Ibu Kota Baru, PKB: Jokowi Peka Terhadap Sejarah

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 16:51 WIB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar
Foto: PKB
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengapresiasi langkah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang telah menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (RUU IKN) menjadi Undang-Undang (UU). Melalui putusan tersebut secara sah nama Ibu Kota Negara menjadi Nusantara.

"Selamat datang Nusantara Ibu Kota baru kita. Nusantara Ibu Kota NKRI masa depan kesejahteraan bangsa," kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan tertulis, Selasa (18/1/2022).

Pria yang kerap dipanggil Gus Muhaimin ini menilai pemilihan Nusantara sebagai nama Ibu Kota Negara menjadi langkah yang tepat. Ia menerangkan ada sejumlah alasan yang menyebabkan dirinya mendukung pemilihan nama Ibu Kota Negara menjadi Nusantara.

Alasan pertama, menurutnya, nama tersebut memiliki nilai sejarah yang begitu kental dan hidup dalam sanubari rakyat Indonesia.

"Padahal darah dan daging kita, nafas dan nyawa kita sebagai bangsa dan masyarakat Indonesia adalah Nusantara," tambahnya.

Kedua, nama Nusantara selama ini kurang mendapat tempat dalam konteks penamaan tempat atau lembaga pemerintahan. Menurutnya, hal tersebut sangat disayangkan sebab selama ini Nusantara jauh lebih tua dan memiliki makna yang penuh.

"Nusantara kurang diabadikan seperti Indonesia dalam banyak hal. Kita lihat belum ada nama lembaga-lembaga resmi kita yang memakai nama Nusantara, padahal Nusantara punya makna dan sejarah yang kuat kaitannya dengan sejarah kita," tambahnya.

Gus Muhaimin pun turut memberikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo karena peka terhadap sejarah dan mau memberikan nama Ibu Kota Negara dengan sebutan Nusantara.

"Saya gembira dan terharu dengan keputusan penamaan Nusantara menjadi nama Ibu Kota kita yang baru. Ini menjadi bukti bahwa Pak Jokowi saya nilai peka terhadap sejarah bangsa kita," tutupnya.

(ncm/ega)