Tangan Terbuka Arteria Bila Dilaporkan ke MKD soal Kajati Bicara Sunda

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 05:42 WIB
Arteria Dahlan menjelaskan bahwa PDIP partai terbuka.
Arteria Dahlan (Foto: Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Kontroversi Arteria Dahlan yang meminta kepala kejaksaan tinggi (Kajati) dipecat gegara berbahasa Sunda saat rapat berbuntut panjang. Belakangan, Arteria mengaku tak masalah jika dirinya dilaporkan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI buntut pernyataannya itu.

Awal Mula Kontroversi Ucapan Arteria

Saat rapat kerja bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (17/1), Arteria meminta jajaran Kejaksaan Agung bersikap profesional dalam bekerja. Arteria lantas menyinggung seorang kepala kejaksaan tinggi yang menggunakan bahasa Sunda ketika rapat kerja. Dia meminta Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin memecat kajati tersebut.

"Ada kritik sedikit, Pak JA. Ada kajati yang dalam rapat dan dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti, Pak, itu," katanya.

Arteria menyayangkan sikap kajati yang menggunakan bahasa Sunda saat rapat. Menurutnya, seharusnya kajati itu menggunakan bahasa Indonesia.

"Kita ini Indonesia, Pak. Jadi orang takut kalau ngomong pakai bahasa Sunda nanti orang takut ngomong apa dan sebagainya," ujarnya.

"Kami mohon sekali yang seperti ini dilakukan penindakan tegas," imbuh dia.

Arteria Didesak Minta Maaf

Kelompok masyarakat Sunda mendesak Arteria meminta maaf atas ucapannya itu. Ucapan Arteria dinilai tak mencerminkan sebagaimana pejabat publik yang seharusnya menghargai setiap perbedaan.

"Kami sebagai bagian dari masyarakat Sunda dan Jawa Barat meminta kepada Saudara Arteria Dahlan untuk meminta maaf kepada masyarakat Sunda atas ucapannya. Secara kesatria, berikan contoh layaknya seorang politisi dan pejabat publik yang baik, yang mengayomi masyarakat, bukan membuat gaduh dengan ucapan-ucapan yang membuat ketersinggungan masyarakat," ucap Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Noeri Ispandji Firman dalam keterangannya, Selasa (18/1).

Noeri menuturkan pernyataan Arteria tersebut jelas menyakiti perasaan masyarakat Sunda. Terlebih, kata dia, selama ini masyarakat di Jawa Barat menghargai nilai-nilai budaya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Simak Video: Gelombang Protes Kepada Arteria Dahlan Gegara 'Kajati Bicara Sunda'

[Gambas:Video 20detik]