KNPI-Advokat Jabar Akan Laporkan Arteria ke MKD soal 'Kajati Bicara Sunda'

Dony Indra Ramadhan, Wisma Putra - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 20:26 WIB
Biografi Arteria Dahlan mulai dicari tahu publik usai namanya terlibat dalam kontroversi. Untuk mengenal sosoknya, bagaimana biografi Arteria Dahlan?
Foto: Arteria Dahlan (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Bandung -

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan advokat Jabar akan melaporkan Arteria Dahlan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Langkah itu diambil, buntut ucapan dari politisi PDIP yang meminta Kajati dipecat gegara bebicara Sunda saat rapat.

Ketua KNPI Jawa Barat Ridwansyah Yusuf Achmad mengatakan apa yang diucapkan Arteria Dahlan sangat tidak tepat apalagi oleh seorang anggota DPR RI. Pasalnya, dia menilai ucapan Arteria bisa memicu perselisihan di masyarakat.

"Kita lelah dengan pertengkaran," kata Yusuf dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (19/1/2022).

Menurutnya, pejabat publik harus bijak dalam mengeluarkan pernyataan apalagi jika sedang berada di forum umum. "Apalagi sebagai seorang putra Minang, Arteria Dahlan semestinya belajar petuah Minang. 'Kato nan ampek, kato mandaki, kato manurun, kato mandata, kator malereang'. Intinya, kalau bicara itu ada tempatnya," katanya.

Yusuf menilai ucapan yang disampaikan Arteria di dalam rapat Komisi 3 DPR RI dengan Jaksa Agung tidak sesuai. "Apa yang Arteria utarakan dalam forum terhormat di DPR RI itu tidak sesuai tempatnya," tuturnya.

Yusuf menegaskan KNPI Jawa Barat yang di dalamnya terdapat 139 organisasi kepemudaan menuntut permohonan maaf dari Arteria Dahlan atas pernyataan yang dianggap telah menyinggung warga Jawa Barat. "Harus minta maaf, karena sudah menyinggung masyarakat Jawa Barat," katanya.

Ditanya terkait laporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI seperti yang diminta Arteria Dahlan, Yusuf memastikan pihaknya tidak akan ragu untuk melakukan hal itu. "Kami siap. Meski minim teguran, setidaknya publik tahu bahwa kami, KNPI Jawa Barat, sudah bersikap," katanya.

Di sisi lain,Yusuf memuji para pejabat publik yang tetap bangga dan konsisten dalam menggunakan bahasa daerah. "Pak AsepMulyana (kajati yang menggunakan bahasa Sunda) ini sosok yang bijak, santun, danberintegeritas," katanya seraya menyebut hal ini diketahuinya saat beraudiensi beberapa hari lalu.