Usai KKN, Mahasiswa UIN Raden Patah Palembang Diminta Promosikan Kebumen

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 18:08 WIB
Mahasiswa UIN Palembang KKN di Kebumen
Foto: dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melepas 118 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Patah, Palembang, Sumatera Selatan yang telah melaksanakan KKN di Kebumen. Arif berpesan agar mereka bisa ikut mempromosikan Kabupaten Kebumen.

Pelepasan berlangsung di Pendopo Kabumian, dan dihadiri Wakil Dekan III UIN Raden Patah Dr. Kun Budianto berserta sejumlah kepala dinas. KKN sendiri berlangsung selama 40 hari di dua kecamatan, yakni Karanganyar dan Sruweng.

Arif menyampaikan terima kasih kepada segenap civitas akademik Raden Patah yang telah bekerja sama dalam penempatan mahasiswanya untuk KKN di Kebumen. Setelah meninggalkan Kebumen, mereka diharapkan bisa turut mempromosikan kearifan dan potensi yang ada di Kebumen.

"Setelah pulang dari sini diharapkan mereka bisa turut serta mempromosikan Kebumen ke masyarakat Palembang. Banyak hal yang bisa didapat dari adik-adik mahasiswa selama di Kebumen. Tentu yang pertama adalah pengalaman bagaimana berinteraksi dengan masyarakat yang berbeda suku dan budaya," kata Arif Sugiyanto, Rabu (19/1/2022).

Ke depan, Arif juga menginginkan lebih banyak lagi perguruan tinggi di Indonesia yang mau mengadakan kegiatan KKN untuk mahasiswanya, termasuk penelitian untuk para dosen di Kebumen. Pihaknya membuka diri kepada pihak lain untuk bersinergi dalam program pembangunan.

"UIN Raden Patah juga ditunggu kerja samanya guna menggali potensi daerah untuk bisa dikembangkan. Kebumen punya banyak potensi yang bisa dikembangkan," imbuhnya.

Arif mendengar dari hasil KKN yang dilakukan mahasiswa Raden Patah, beberapa masyarakat di Kebumen sekarang sudah bisa membuat makanan Empek-Empek khas Palembang. Jika terus ditingkatkan, hal ini bisa menjadi peluang usaha yang bagus.

"Ini adalah salah satu fungsi KKN, di mana mahasiswa mampu melaksanakan pemberdayaan masyarakat, sehingga bisa lebih maju dan kreatif," tandasnya.

(prf/ega)