PSI Soroti Banjir Jakarta, Sindir Anies Sibuk Urus Sound System JIS

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 07:29 WIB
Banjir setinggi 60 cm terjadi di depan Jalan Raya Tanjung Duren, Jakbar. Banjir terjadi usai hujan deras sedari pagi di wilayah Jakarta Barat. (Karin NS/detikcom)
Banjir setinggi 60 cm terjadi di depan Jalan Raya Tanjung Duren, Jakbar. Banjir terjadi usai hujan deras sedari pagi di wilayah Jakarta Barat. (Karin NS/detikcom)
Jakarta -

Jumlah titik banjir dan genangan air di Ibu Kota bertambah setelah diguyur hujan deras. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra, menilai penanganan banjir memang jalan di tempat gegara Gubernur Anies Baswedan terlalu sibuk mengurus stadion JIS hingga Formula E.

"Saya merasa bahwa kebijakan penanganan banjir oleh Gubernur Anies sepertinya tidak efektif. Hal ini dilihat dari permasalahan banjir yang terus berulang tiap tahunnya dan tidak ada langkah perbaikan setiap tahunnya. Seharusnya Gubernur Anies membawa perbaikan tiap tahunnya dalam penanganan banjir, namun sepertinya penanganan banjir di Jakarta masih jalan di tempat," kata Anggara saat kepada wartawan, Selasa (18/1/2022).

Anggara lantas menyinggung uang rakyat senilai triliunan rupiah yang sudah digunakan Pemprov DKI untuk penanganan banjir. Namun faktanya, kata dia, tidak pernah ada hasil dari upaya Anies tersebut.

"Hal ini sangat disayangkan, karena dalam 4 tahun masa jabatan, tidak sedikit uang rakyat yang dikeluarkan, jumlahnya bisa tembus triliunan rupiah untuk penanganan banjir, tapi sepertinya tidak ada hasilnya. Yang terbaru di 2021 kemarin, terkait kebijakan sumur resapan yang menelan angka hingga ratusan miliar. Selain pengerjaannya yang berantakan, pemilihan lokasinya juga tidak jelas dan seperti main-main," ucapnya.

Lebih lanjut, Anggara menyebut Anies selama ini terlalu sibuk dengan hal yang monumental dalam menangani banjir. Dia menyebut salah satunya seperti sumur resapan.

"Sepertinya Gubernur Anies hanya fokus kepada hal yang bersifat monumental, bukan kepada hal -hal yang secara teknis sudah terbukti mengatasi banjir seperti penguatan saluran air, penyediaan pompa air, atau normalisasi. Oleh karena itu, di sisa masa jabatan ini, saya minta Gubernur Anies tidak cuci tangan terkait upaya penanganan banjir di Jakarta," ujarnya.

Lebih lanjut, Anggara juga menduga Anies gagal menangani banjir di DKI Jakarta lantaran terlalu sibuk mengurus Jakarta Internasional Stadium (JIS) dan Formula E daripada banjir. Dia mengaku kasihan jika Anies tidak bisa sama sekali menangani banjir dan sibuk mengurus sound system JIS.

"Jangan cuma JIS dan Formula E saja yang menjadi fokus utama, tapi penanganan banjir harus jadi perhatian utama. Kasihan kalau nanti hingga selesai masa jabatan tidak ada progres sama sekali terkait program penanganan banjir. Pak Gubernur Anies sebaiknya sibuk mengurus saluran air daripada mengurus sound system JIS di musim hujan ini," tuturnya.

Simak selengkapnya titik banjir di Jakarta di halaman berikutnya.

Simak Video: Hujan Deras Mengguyur, Jalan di Depan PN Jakarta Pusat Banjir!

[Gambas:Video 20detik]