Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 23:00 WIB
Awan hitam memayungi Ibukota Jakarta, Senin (8/12/2014) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Desember hingga Januari 2015 mendatang.
Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

BMKG memprediksi adanya peningkatan curah hujan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Peningkatan curah hujan bakal terjadi 3 hari ke depan.

"Adanya potensi peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk wilayah Jabodetabek. Sebagian besar wilayah Jabodetabek termasuk wilayah yang diprediksikan mengalami puncak musim hujan pada periode Januari ini," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangannya, Selasa (18/1/2022).

Guswanto mengatakan hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya peningkatan aktivitas Monsun Asia yang terlihat dari angin baratan yang cukup kuat di Indonesia bagian selatan. Kemudian adanya pola tekanan rendah di Laut Arafuru bagian timur sehingga membentuk pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah selatan Indonesia.

"(Hal tersebut) Mengintensifkan pembentukan awan hujan di wilayah Jabodetabek, yang juga didukung oleh labilitas udara dalam skala lokal," jelas Guswanto.

"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," jelasnya.

Berikut ini sebaran wilayahnya:

19 Januari 2022: Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
20 Januari 2022: Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
21 Januari 2022: Kepulauan Seribu dan Bogor.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode 3 hari ke depan. Hal tersebut dikarenakan curah hujan yang tinggi dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Simak Video: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

[Gambas:Video 20detik]



(isa/idn)