Kasus COVID Meningkat, Pemkot Depok Siap Buka Lagi Tempat Karantina

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 11:35 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana
Dadang Wihana (Nahda/detikcom)
Depok -

Kasus COVID-19 di Kota Depok meningkat. Pemerintah Kota Depok berencana membuka kembali tempat karantina untuk pasien COVID-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Depok, terdapat penambahan 25 kasus aktif COVID-19 pada Senin (17/1/2022). Saat ini, total kasus aktif berjumlah 218.

Sementara itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Depok telah melakukan rapat untuk merencanakan langkah-langkah antisipasi melihat kasus COVID-19 yang meningkat di Kota Depok. Rencananya, tempat karantina akan dibuka kembali jika positivity rate Kota Depok sudah di angka 5 persen.

"Forkopimda sudah melakukan rapat untuk merencanakan langkah-langkah antisipatif, baik pencegahan melalui sosialisasi varian Omicron, monitoring dan gakkum prokes, maupun penanganan melalui 3T," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana saat dihubungi detikcom, Selasa (18/1/2022).

"Konsolidasi rumah sakit dan rencana tempat karantina jika positivity rate di atas 5 persen," sambungnya.

Dadang mengatakan saat ini posotivity rate Kota Depok sudah di angka 1,03 persen. Jika positivity rate di atas 5 persen, Pemkot Depok akan membuka tempat karantina kembali bagi warganya yang terpapar COVID-19.

"1,03 persen (positivity rate saat ini)," jelas Dadang.

Terkait vaksinasi booster di Kota Depok, Kepala Dinkes Depok Mary Liziawati mengatakan vaksin booster belum dapat disebar ke seluruh puskesmas lantaran masih menunggu pasokan dari Provinsi Jawa Barat. Saat ini, untuk vaksin booster hanya tersedia di Rumah Sakit Universitas Indonesia.

"Masih menunggu droping vaksin booster dari provinsi. Saat ini masih di RS UI saja," jelas Mary.

(knv/knv)