Wawalkot Depok Minta Tak Ada Pedagang di Luar Sekolah Saat PTM 100 Persen

Nahda Rizky Utami - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 11:33 WIB
Wawalkot Depok Imam
Wawalkot Depok Imam (Nahda/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Depok tengah mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) kapasitas 100 persen. Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono meminta tidak ada pedagang yang berjualan di luar sekolah saat PTM 100 persen berlangsung.

"Terus pedagang-pedagang di luar juga nggak ada, karena dikhawatirkan terjadi penularan di luar sekolah dan itu yang harus dijaga SMAN 2, dijaga aktivitas di luar sekolah, di lingkungan sekolah," kata Imam saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di SMAN 2 Depok, Senin (17/1/2022).

Imam juga mewanti-wanti agar interaksi antarsiswa dan guru dikurangi. Dia khawatir, jika terlalu banyak interaksi, akan timbul masalah penularan COVID-19.

"Tinggal di lingkungan luar sekolah aja yang harus diperhatikan karena dikhawatirkan ada interaksi-interaksi antara siswa, guru dan peserta didik lainnya dikhawatirkan terjadi masalah," ujarnya.

Imam mengungkapkan PTM 100 persen di Depok direncanakan berlangsung bulan depan. Namun, kata Iman, belum ada tanggal pastinya.

"Untuk SD, SMP, dan SMA kalau Pak Wali sih berharap di awal Februari sudah dilakukan PTM. Belum ada (tanggal pasti pelaksanaan PTM 100 persen). Awal Februari insyaallah," ucapnya.

Untuk mengantisipasi adanya klaster baru saat pelaksanaan PTM 100 persen nanti, Dinas Pendidikan Kota Depok akan terus memantau persiapan sekolah-sekolah. Imam meminta sekolah yang belum siap segera mempersiapkan pelaksanaan PTM 100 persen.

"Kalau kita bisa melihat, sekolah mana yang siap segera lakukan PTM dan yang belum siap dipersiapkan kegiatannya. Makanya kan kita terus pantau dan Dinas Pendidikan terus memantau persiapan kepala sekolah dan siapa yang siap sudah bisa melakukan PTM dan yang belum siap harus dipersiapkan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Depok, Wawan Ridwan, menjelaskan persiapan SMAN 2 Depok untuk melaksanakan PTM 100 persen. Wawan mengantisipasi agar tidak ada klaster baru saat pelaksanaan PTM 100 persen.

Wawan menyebutkan 98 persen guru dan siswa di SMAN 2 Depok sudah divaksinasi COVID-19. Lebih lanjut, Wawan mengimbau guru maupun siswa yang merasa sakit untuk tidak datang ke sekolah dan melaksanakan pembelajaran dari rumah.

"Antisipasi tersebut kami sekali lagi anak 98 persen sudah divaksin, guru pun sama. Sekarang pun baik anak maupun guru kita pantau terus bagaimana sehat atau tidak, terus kita pantau alhamdulillah kalau ada yang terasa sakit jangan ke sekolah, biar istirahat dulu, itu antisipasi kami," jelas Wawan.

Simak juga 'Epidemiolog Singgung Ancaman Omicron bagi Anak':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/dek)