Langgar Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam di Bogor Disegel Bima Arya

M Sholihin - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 04:00 WIB
Bima Arya Segel Tempat Hiburan Malam di Bogor
Bima Arya segel tutup tempat hiburan malam di Bogor. (M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Wali Kota Bogor, Bima Arya, bersama TNI-Polri dan Satpol PP Kota Bogor merazia tempat hiburan malam Zentrum. Tempat hiburan malam ini disegel lantaran langgar jam operasional dan jadi lokasi keributan.

Razia dimulai sekitar pukul 22.00 WIB berlokasi di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Senin (17/1). Bima Arya beserta rombongan langsung meluncur ke THM Zentrum yang lokasinya tak begitu jauh dati kantor Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Di dalam ruangan yang tengah dipenuhi pengunjung, petugas meminta musik dihentikan sementara selama operasi berlangsung. Petugas kemudian memeriksa stok minuman beralkohol yang dijual pengelola.

Hasilnya, ditemukan banyak jenis minuman yang seharusnya tidak diperjualbelikan di Kota Bogor. Puluhan botol minuman beralkohol itu kemudian disita petugas untuk dijadikan barang bukti. Di lokasi, Bima juga sempat memergoki seorang tamu yang sudah tidak kuat berdiri karena diduga mabuk minuman beralkohol.

"Zentrum kita segel malam ini karena 3 pelanggaran. Pertama pelanggaran terhadap keamanan dan ketertiban umum, karena ada kasus keributan kemarin. Kedua, pelanggaran karena tidak memiliki izin menjual minuman beralkohol di atas 5 persen, tadi kami banyak menemukan minuman sampai kadarnya 40 persen, tidak ada izinnya," kata Bima usai razia, Selasa (18/1/2022) dinihari.

"Ketiga, melanggar jam operasional, jadi ada bukti baru berhenti operasi di atas pukul 02.00 WIB," tambah Bima.

Bima mengancam akan mencabut izin operasional tempat hiburan malam tersebut jika masih melakukan pelanggaran. Sebaliknya, Zentrum tetap diizinkan beroperasi kembali jika tidak menjual minuman beralkohol di atas 40 persen dan aman dari keributan.

"Jadi karena tiga pelanggaran itu kita segel, kalau masih beroperasi seperti itu pasti tidak kita izinkan, kita akan tutup, nggak ada manfaatnya tempat ini, hanya menimbulkan persoalan, keributan, orang mabuk, pajaknya juga nggak seberapa ya buat apa, nggak ada manfaatnya buat Kota Bogor," tegas Bima.

"Kalau mau beroperasi silahkan menyesuaikan dengan aturan yang ada, tidak melanggar keamanan dan ketertiban, juga tidak melanggar aturan menjual minuman beralkohol," tutupnya.

Simak juga Video: Dear Pak Anies, Holywings Kemang Langgar Prokes Ini!

[Gambas:Video 20detik]




(rfs/rfs)