Kronologi Perburuan Kurir 25 Kg Sabu di Tangerang Berakhir Kecelakaan Pelaku

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 18:25 WIB
Polisi ungkap 25 Kg sabu dari bandar yang disergap di Tangsel
Polisi ungkap 25 Kg sabu dari bandar yang disergap di Tangsel. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap kronologi perburuan seorang kurir berinisial RH (29) dan pengedar narkoba berinisial AIE (25) yang sempat menabrak motor dan warga di Legok, Tangerang. Polisi menyebut awalnya perburuan terhadap RH dan AIE merupakan hasil pengembangan dari kasus yang diungkap pada November 2021.

"Berdasarkan hasil pengembangan case (kasus) dari pengungkapan bulan November 2021, adanya embrio dari jaringan Internasional Malaysia-Aceh-Jakarta tersebut akan melakukan pengiriman Narkotika jenis sabu," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, dalam konferensi pers, Senin (17/1/2022).

Kemudian, tim Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat melakukan penyelidikan dan pengembangan serta analisis data hingga mempelajari pola jaringan. Selanjutnya, tim bergerak ke wilayah Tangerang untuk mendeteksi jaringan tersebut.

"Kemudian pada hari Sabtu 11 Januari 2022 pukul 20.00 WIB di TKP 1 tim berhasil mengamankan seorang kurir saudara RH (29) dengan barang bukti berupa 25 paket besar sabu berat bruto 25 kilogram yang dikamuflasekan ke dalam speaker di dalam bagasi mobil Honda Civic warna hitam No Pol B 1002 KBM yang dikendarainya," ucapnya.

Selanjutnya dari hasil interogasi RH, RH mengambil pasokan sabu dari pria lainnya berinisial AIE (25). Selanjutnya, tim kepolisian melakukan pengembangan ke Jalan Serdang Wetan Legok, Curug, Tangerang Selatan, untuk mengejar AIE yang saat itu sedang melakukan perjalanan.

"Saat tim melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka saudara AIE, tiba-tiba mobil tersebut langsung tancap gas mundur untuk menghindari petugas dan menabrak beberapa kendaraan motor yang parkir di pinggir jalan, gerobak pedagang asongan serta pagar rumah warga," ujarnya.

"Kemudian tim berhasil mengamankan tersangka AIE dan ditemukan 1 paket kecil Narkotika jenis ganja berat bruto 7,28 gram dan alat hisap sabu di dalam mobil tersebut," sambungnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, AIE diketahui bekerja sebagai pengedar narkoba jenis sabu. Dari AIE, diketahui fakta lainnya bahwa AIE mendapat perintah dari seorang pria berinisial DY, yang kini ditetapkan sebagai DPO.

"Menurut pengakuan ini yang dikonsumsi dia (AIE dan RH). Kedua orang ini kita sudah cek urine positif narkoba," kata Ady.