Pria di Manado Dikeroyok 3 Pemuda Usai Cekcok Lewat Video Call

Trisno Mais - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 14:27 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto ilustrasi pengeroyokan. (dok detikcom)
Manado -

Polresta Manado mengamankan tiga pemuda pelaku pengeroyokan terhadap seorang pria di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Korban dan ketiga pelaku disebut terlibat cekcok di video call WhatsApp.

Peristiwa pengeroyokan terjadi di ruas Jalan Diponegoro, Mahakeret Timur, Wenang, Manado, pada Minggu (16/1), sekitar pukul 04.30 Wita. Usai ribut-ribut lewat video call, korban mendatangi rumah salah satu pelaku lalu dikejar oleh ketiga pelaku yang dipengaruhi minuman keras.

"Korban mendatangi rumah EK, lalu dikejar ketiga pelaku yang sudah dalam keadaan mabuk, dan saat itu EK membawa senjata tajam," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast saat dimintai konfirmasi, Senin (17/1/2022).

Jules menjelaskan penganiayaan terjadi, korban terjatuh kemudian dianiaya ketiga pelaku menggunakan tangan kosong. Akibat dianiaya, korban mengalami luka lebam di bagian wajah.

Jules menyebut ketiga pelaku kemudian melarikan diri. Menurutnya, karena tak terima dengan perbuatan para pelaku, orang tua korban lantas melaporkan kasus ke Polresta Manado.

"Para pelaku masing-masing berinisial EK (20) dan NT (16), keduanya warga Mahakeret Barat, serta VJ (18), warga Sumompo, Tuminting, Manado. Sedangkan korbannya, Marco Rapar (16), warga Mahakeret Barat," ucapnya.

Dia menambahkan ketiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada Minggu (16/1) malam. Pelaku EK dan VJ ditangkap saat berada di kawasan Megamas Manado, sedangkan NT ditangkap di rumahnya.

"Ketiga pelaku beserta barang bukti senjata tajam menyerupai celurit sudah diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut," pungkasnya.

(fas/fas)