Isi Bensin Mobil Bawa Lilin karena Mati Lampu, Rumah Halimi Terbakar

Khairul Maarif - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 11:59 WIB
Petugas damkar memadamkan kebakaran rumah kontrakan di Pasar Minggu, Jaksel, Jumat (18/12) (Twitter @humasjakfire)
Ilustrasi petugas damkar memadamkan kebakaran rumah. (Twitter @humasjakfire)
Tangerang -

Kebakaran melanda sebuah rumah di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten. Kobaran api bermula saat pemilik rumah hendak mengisi bensin dengan membawa lilin.

Saat itu kondisi listrik di daerah tersebut tengah padam (mati lampu) pada Minggu (17/1) malam. Lilin dibawa warga tersebut sebagai alat bantu penerangan saat mengisi bensin mobil.

"Pemiliknya Halimi mau isi bensin untuk mobilnya, sehubungan gelap di ruang garasi, dia memakai lilin sebagai penerang, saat hendak diisikan api lilin menyambar bensin," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, Senin (18/1/2022).

Rumah di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, terbakar. Kobaran api bermula saat pemilik rumah hendak mengisi bensin dengan membawa lilin. (dok BPBD)Rumah di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, terbakar. Kobaran api bermula saat pemilik rumah hendak mengisi bensin dengan membawa lilin. (dok BPBD)

Munir mengatakan si jago merah tidak hanya membakar mobil tersebut. Usai api lilin menyambar bensin, api lalu merambat ke rumah Halimi.

"Merambat ke gorden jendela terus membakar ruangan lain merambat ke atas plafon dan mobil tentunya juga hangus," tambahnya.

Meski begitu, tidak ada korban jiwa ataupun luka atas peristiwa kebakaran ini. Munir mengatakan bahwa saat hendak mengisi bensin, Halimi langsung menyelamatkan dirinya.

"Pada saat terbakar, korban menceburkan diri ke kali guna menyelamatkan diri. Sehingga nihil korban jiwa," katanya.

Rumah di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, terbakar. Kobaran api bermula saat pemilik rumah hendak mengisi bensin dengan membawa lilin. (dok BPBD)Tak ada korban dalam peristiwa ini. (dok BPBD Kab Tangerang)

Munir mengungkapkan, dari keterangan warga sekitar, Halimi diduga memiliki gangguan kejiwaan. Dia di rumah tersebut hanya tinggal bersama anak-anaknya.

"Memang menurut info orangnya agak memiliki gangguan jiwa. Dia tinggal sendiri, ditinggal istrinya. Hanya anak-anaknya yang ada di rumah," katanya.

Simak juga 'Kebakaran Rumah di Sulsel, Seorang Nenek Tewas':

[Gambas:Video 20detik]




(jbr/jbr)