Bukan Deportasi, WNA Hamil Tua Ditolak Masuk di Soetta Bermasalah Visa

Khairul Ma'arif - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 00:31 WIB
Bandara Soekarno-Hatta raih penghargaan dari dunia internasional Skytrax World Airport Awards 2021 sebagai peringkat 10 kategori Worlds Best Staff Airport 2021
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Ed Wray)
Tangerang -

Seorang wanita warga negara asing (WNA) asal Somalia berinisial MIA yang sedang hamil tua ditolak masuk Indonesia. Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengungkap alasan penolakan tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandara Soekarno Hatta Romi Yudianto membenarkan penolakan tersebut. Hal ini dikarenakan ada persyaratan masuk Indonesia yang tidak dapat dipenuhi oleh MIA.

"Yang bersangkutan diangkut oleh maskapai Emirates Airlanes pada 9 Januari 2022 dan ternyata setelah dicek oleh KKP dan imigrasi ternyata tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Indonesia. Bukan dideportasi, bukan deportasi. Lagi hamil kita tidak tahu karena tidak menunjukkan dokumen apa-apa kan," katanya saat dihubungi detikcom, Minggu (16/1/2022).

Romi mengungkapkan MIA bermasalah terkait visa yang dimilikinya. Visa tersebut bermasalah karena tidak sesuai dengan alasan kunjungannya.

Rupanya, visa MIA disponsori oleh sebuah PT untuk bisnis mukena. Tetapi, saat diinvestigasi tujuannya untuk menemui keluarganya. Imigrasi Bandara Soetta saat ini akan mendalami PT yang mensponsori keberangkatan MIA.

"Kalau masalah dokumen dan persyaratan untuk penerbangan itu yang jelas maskapai yang bersangkutan. Dari wawancara investigasi dari petugas kita dan melakukan interview yang bersangkutan tujuannya untuk mengunjungi keluarga. Tetapi visa yang ada pada WN Somalia ini disponsori oleh salah satu PT yang akan berbisnis mukena," ungkap Romi.

Dia menambahkan persyaratan penerbangan untuk wanita hamil batasnya usia 29 minggu. Romi mendapat informasi bahwa usia kandungan MIA lebih dari batas tersebut.

"Iya jadi ini kita lagi mendalami proses PT sponsor yang mensponsori yang bersangkutan. Kalau visa persyaratan penerbangan itu jelas 29 Minggu usia kehamilan batas maksimalnya untuk diterbangkan. Kalau rumor informasinya 30 minggu nanti itu datanya di maskapai aja bukan imigrasi," pungkasnya.

(isa/isa)