Kasus Omicron di Jawa Timur Ada 8 Orang, Ini Kabar Terbarunya

Tim detikcom - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 11:26 WIB
Kasus Omicron di Jawa Timur jumlahnya terus bertambah. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Jawa Timur, total kasus omicron di Jatim sebanyak delapan orang.
Kasus Omicron di Jawa Timur Ada 8 Orang, Ini Kabar Terbarunya (Foto: Getty Images/loops7)
Jakarta -

Kasus Omicron di Jawa Timur jumlahnya terus bertambah. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Jawa Timur, total kasus omicron di Jatim sebanyak delapan orang.

Dengan bertambahnya kasus Omicron di Jawa Timur, masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitas. Di sisi lain, Pemprov Jatim turut mengaktifkan kembali isolasi terpusat (isoter) guna menghambat sebaran varian Omicron.

Seperti apa kabar terbaru kasus Omciron di Jawa Timur? detikcom sudah merangkum jawabannya. Simak ulasan berikut ini.

Kasus Omicron di Jawa Timur: Pasien Berasal Dari Berbagai Daerah

Sebelumnya tercatat hanya ada satu pasien Omicron di Jawa Timur, kemudian ditemukan tambahan tujuh pasien baru. Ketujuh pasien tersebut terdeteksi melalui hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang dilakukan Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair). Hasilnya pun keluar pada Jumat (14/1).

Dari tujuh pasien yang terkonfirmasi, lima di antara kasus Omicron di Jawa Timur berasal dari Surabaya, hingga Kabupaten Malang. Berikut rinciannya:

  1. Lima orang berasal dari Surabaya
    •TGO (laki-laki, 4 tahun)
    •FP (perempuan, 32 tahun)
    •(AR laki-laki, 4 tahun)
    •QIZ (perempuan, 2 tahun)
    •FI (Perempuan, 61 tahun)
  2. Satu orang berasal dari Malang
    •MA (laki-laki, 40 tahun)
  3. Satu orang berasal dari Kabupaten Malang
    •LI (perempuan, 29 tahun)

Kasus Omicron di Jawa Timur: 5 Orang Masih Positif Varian Omicron

Semula, kasus Omicron di Jawa Timur berjumlah delapan orang. Namun, saat ini, Kadinkes Dr Erwin Astha Triyono mengatakan tiga pasien sudah dinyatakan sembuh. Hal ini berdasarkan dua kali pemeriksaan tes PCR yang menunjukkan hasil negatif.

"Sehingga saat ini tinggal lima orang yang masih positif Omicron," papar Erwin.

Dari lima pasien tersebut, satu orang tengah menjalani perawatan di tempat isoter. Sementara empat orang lainnya melakukan isolasi mandiri (isoman) dengan telemedicine. Seluruh pasien, kata Erwin, hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala.

Kasus Omicron di Jawa Timur: Proses WGS di Unair

Sebelumnya, Erwin mengirimkan 18 sampel ke ITD Unair. Dari 18 sample tersebut, sambung Erwin, ada sembilan kasus COVID-19 varian Delta. Inilah sebabnya kasus Omicron di Jawa Timur pun masih menjadi perhatian.

"Data (sample) yang kami start sejak 16 Desember 2021 sampai 14 Januari 2022, itu ada 18 yang diperiksa WGS-nya, sebetulnya ada data menarik di situ, bahwa yang Omicron 8 orang total, dari 18 tadi. Sedangkan yang 9 varian Delta yang termonitor, yang satu varian lokal," kata Kadinkes Erwin.

Kasus Omicron di Jawa Timur: Isoter Kembali Diaktifkan

Untuk menghambat sebaran kasus Omicron di Jawa Timur, Pemprov Jatim rencananya mengaktifkan kembali isoter. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran varian Omicron yang saat ini tengah mewabah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun menyatakan, langkah antisipasi dalam menekan varian Omicron sudah dilakukan sejak November 2021. Namun, saat ini, isoter akan diaktifkan kembali guna menekan kasus Omicron di Jawa Timur. Dia pun meminta seluruh masyarakat agar tetap waspada.

"Jadi kita harus proporsional untuk melakukan antisipasi ini. Kita tetap waspada. Tadi saya sampaikan bahwa sejak November lalu, kita sudah melakukan rapat koordinasi, prinsip nomor satu isoter diaktifkan, relawan diaktifkan," ujar Khofifah, Minggu (16/1).

Ke depan, pihaknya tengah memikirkan penambahan laboratorium baru guna menguji sampel WPS bagi masyarakat yang terpapar varian Omicron. Sebab, kata dia, selama ini pihaknya hanya mengandalkan dua institusi guna menguji sampel WPS. Kedua institusi yang dimaksud adalah BPBDKL milik Kemenkes, serta ITD Unair.

"Dua ini yang siap untuk melakukan deteksi. Semula CT di bawah 25 sekarang di bawah 30 itu akan dikirim ke dua institusi ini. Berikutnya adalah kebutuhan kita terhadap lab ini memang kita sudah lakukan koordinasi dengan beberapa pihak, kita memang membutuhkan support untuk membutuhkan lab di luar dua itu," tambahnya.

Informasi lain terkait kasus Omicron di Jawa Timur dapat disimak di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Saat Menkes Budi Bicara Terkait Prediksi Puncak Omicron di RI':

[Gambas:Video 20detik]